Riau Kirim 9 Atlet Silat di Ajang Popnas 2015
Sabtu, 31 Januari 2015 15:14 WIB
PEKANBARU - Pagelaran Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tahun 2015 yang diselenggarakan di Provinsi Jawa Barat pada September mendatang, Provinsi Riau mengirimkan sebanyak 9 atlet silat.
Buka itu saja, Riau juga mengirimkan 9 atlet senam itu saat ini sedang melaksanakan latihan rutin di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Riau.
Pelatih Silat Riau, Asep Solihin dalam keterangannya mengatakan, sembilan atlet silat tersebut merupakan hasil seleksi yang dilakukan pihaknya. Mereka diharapkan mampu tampil gemilang di even olahraga pelajar nasional tersebut.
Adapun sembilan atlet senam Riau itu adalah Ramjan di tunggal putra, Rizkia di tunggal putri, Agustar di kelas B, Yuda Maihendri di kelas C, Wasrisman Harita di kelas E, Wahyudi di kelas F, Afdol di kelas G, Riskki Ridho di kelas H dan Holowan di kelas I.
Menyinggung target yang dibebankan kepada sembilan atlet senam Riau di Popnas 2015 ini, Asep mengatakan pihaknya menargetkan membawa pulang 3 medali emas. Peluang emas ini ada pada tunggal putri atas nama Riskia, Yuda Maihendri dan Rizki Ridho. Selain itu juga berpeluang Ramjan dan Warisman Harita.
Dia mengatakan, melihat peta persaiangan, mudah-mudahan target tersebut bisa direalisasikan. "Sebab pada Popnas 2015 lalu, kita berhasil meraih satu emas dan satu perunggu dari empat atlet yang diturunkan," jelasnya.
Selain itu, pada Popwil Sumatera di Jambi, silat Riau juga sukses menjadi ajuara umum dengan lima emas, empat perak dan 11 perunggu. Karena keberhasilan ini, maka dalam Popnas 2015 Riau berhasil meloloskan sebanyak 9 pesilatnya.
(wil/wil)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Olahraga
Tema Hari Olahraga Nasional 2025 Adalah Olahraga Satukan Kita
-
Olahraga
Pengurus Provinsi Muaythai Riau Gelar Rapat Kerja
-
Hukrim
Terlibat Narkoba, Polisi Tangkap Seorang ASN Pemprov Riau di Jakarta
-
Ekbis
Bupati Bengkalis Klaim Pesta Pantai Mampu Majukan Perekonomian Rakyat
-
Traveler
Bupati Bengkalis Ajak Seluruh Komponen Lestrikan Budaya Lokal
-
Hukrim
Tak Mau Dipindahkan, Narapidana Rutan Sialang Bungkuk Mengamuk

