Diskes Pekanbaru Imbau Masyarakat Hati-hati Konsumsi Apel Impor
Sabtu, 31 Januari 2015 15:18 WIB
PEKANBARU - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam mengonsumsi buah apel impor. Pasalnya, beberapa hari ini telah ditemukannya buah apel dari California, Amerika Serikat yang mengandung banteri Listeria Monocytogenes.
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru, Helda S Munir, mengatakan, saat ini ada dua jenis apel impor dari California yang bermasalah itu adalah merk Granny Smith dan Gala berkode ca933312. Buah ini dikabarkan mengandung virus membahayakan kesehatan manusia.
Kedua jenis apel ini menurut dia, berbahaya dikonsumsi karena dapat berakibat pada kematian bila masyarakat yang terkontaminasi tidak mendapatkan penanganan serius. "Bakteri yang terkandung didalamnya sangat berbahaya bagi manusia," katanya.
Disebutkannya, penyakit yang ditimbulkan memakan apel ini biasanya mual, diare, demam panas. "Kalau gejala-gejala ini sudah ada, maka jika tidak mendapatkan penanganan serius ya bisa berujung kematian, terutama kepada ibu hamil," terang Helda.
Untuk itu, dia minta kepada masyarakat untuk berhati-hati setiap membeli dan mengkonsumsi apel. jangan sampai apel yang dibeli tersebut jenis yang telah diyatakan bahaya dan telah diperintahkan untuk ditarik dari pasaran.
Untuk kota Pekanbaru, menurut dia, hingga saat ini belum ada laporan yang masuk ke Diskes tentang adanya masyarakat terkena bakteri Listeria Monocytogenes. Hal ini disebabkan pihaknya bersama instansi terkait langsung turun tangan dalam menangani masalah ini.
(wil/wil)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
5 Tips Bijak Bermedia Sosial Ala Remaja Terbaru 2024
-
Hiburan
Via Vallen Teriak Histeris Dengar Suara Rintihan Saat Live IG
-
Sosial
Mensos Bersama Gubernur Riau Kunjungi Balai Abiseka Pekanbaru
-
Sosial
Menteri Sosial Minta Bank Buka Blokir Kartu Bansos di Riau
-
Lingkungan
Upaya Pemerintah Dalam Pelaksanaan Perhutanan Sosial Riau
-
Ekbis
Gubernur Riau Promosikan Produk UMKM Masyarakat Lewat Medsos Pribadinya

