- Home
- Pendidikan
- 3 SMK di Dumai Siap Laksanakan UN Sistem CBT
3 SMK di Dumai Siap Laksanakan UN Sistem CBT
Senin, 30 Maret 2015 18:10 WIB
DUMAI - Selain melaksanakan sistem manual seperti biasa, 3 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Dumai telah siap melaksanakan UN menggunakan sistem Komputer atau yang dikenal dengan sistem Computer BaseTest (CBT).
Ke 3 sekolah tersebut adalah SMKN 1 Dumai, SMK Taruna Persada dan SMK Erna.
Disebutkan Misdiono, untuk SMKN 1 Dumai akan diikuti 319 siswa, SMK Taruna Persada 284 siswa, dan SMK Erna 199 siswa. "Ke 3 SMK tersebut saat ini sudah didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai sehingga bisa menjalankan ujian dengan sistem CBT," sebutnya.
Dijelaskannya, Sekolah yang UN-nya menggunakan sistem CBT harus memiliki Komputer dan Server serta tersedianya jaringan WiFi yang bagus.
"Dari hasil penjajakan, di Kota Dumai hanya ketiga SMK tersebutlah yang siap melakasanakan UN dengan menggunakan sistem CBT, sementara sekolah-sekolah lainnya masih melaksanakan UN secara manual karena belum tersedianya sarana dan prasarana yang memadai," jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Seksi Kurikulum Pendidikan Menengah Disdik Kota Dumai, Sugeng Purnomo mengatakan, masing-masing sekolah yang UN nya menggunakan sistem CBT harus mempersiapkan minimal 100 Komputer yang sudah terintegrasi dengan server ditambah 10 persen komputer cadangan untuk mengantisipasi bila terjadi kerusakan.
Lebih lanjut, Sugeng mengatakan, sistem CBT sama dengan sistem yang digunakan pada Tes Kompetensi Dasar (TKD) yakni dilaksanakan secara Off Line.
"Untuk memastikan sistem tersebut berjalan baik, sebelumnya Disdik sudah melaksanakan uji coba. Dan selama menjalani tes Alhamdulillah tidak ada kendala dan semuanya berjalan lancar," kata Sugeng.
Diakuinya, UN sistem CBT baru akan dilaksanakan di Kota Dumai pada tahun ini, namun Dinas Pendidikan memastikan siap karena sebelumnya Dinas Pendidikan telah mempersiapkan dan mengupayakan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin.
"Tujuannya, agar pada tahun-tahun berikutnya, Kota Dumai lebih mampu melaksanakan sistem CBT denganlebih baik lagi," tutupnya.
(adi/via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Kemenag Buka Bantuan Pesantren Sampai 4 Oktober 2021, Ini Syaratnya
-
Pendidikan
Surat Domisili Tidak Berlaku untuk Sistem Zonasi PPDB di Pekanbaru
-
Pendidikan
Legislator Riau Canangkan Program Pendidikan Gratis SMA se-derajat
-
Pendidikan
10 Cara Siasati Biaya Sekolah yang Makin Mahal
-
Pendidikan
Pelajar SDN 002 Bantayan Dapat Sosialisasi Bahaya Narkoba
-
Pendidikan
Kantor PDE Meranti Salurkan 101 Rak Buku ke Desa

