30 Sekolah di Inhu Terendam Banjir

Selasa, 25 November 2014 10:19 WIB
Bencana banjir di Inhu belum juga teratasi. Tingginya curah hujan membuat 30 sekolah terendam banjir dan aktivitas belajar-mengajar turut terganggu.
RENGAT :  Banjir yang merendam sejumlah kecamatan di Kabupaten Inhu sejak sepekan kemarin telah menyebabkan aktivitas belajar mengajar pada 30 sekolah terganggu. 

Kondisi ini disebabkan banjir telah merendam hingga masuk ke ruang kelas dan memutus akses jalan menuju sekolah. Bahkan jika curah hujan terus meningkat dalam beberapa hari kedepan, dikhawatirkan jumlah sekolah yang terendam banjir akan semakin bertambah. 

Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Inhu Ujang Sudrajat Senin (24/11/14).

"Aktivitas belajar mengajar di 30 sekolah tersebut terganggu karena ruang kelas dan akses jalan menuju sekolah terganggu, sehingga membahayakan bagi siswa jika mereka tetap pergi ke sekolah," ujarnya. 

30 sekolah yang terendam banjir tersebut terdapat di Kecamatan Rengat Barat, Rengat, Pasir Penyu, Seberida, Sei Lala dan Batang Cenaku. Sekolah yang terendam banjir merupakan tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sebagai solusi, Dinas Pendidikan sudah mengimbau kepada guru yang sekolahnya terendam banjir untuk memberikan tugas mandiri kepada siswa sehingga mereka tetap belajar di rumah. Sebab dalam waktu dekat ujian semester akan segera dilaksanakan. Ungkapnya. ‎

Selain itu, Dinas Pendidikan Inhu juga sudah meminta kepada kepala sekolah, jika terdapat sekolah terdekat yang tidak terendam banjir, diminta untuk menumpang sementara pada siang harinya agar aktivitas belajar mengajar tetap dapat dilaksanakan.

"Seperti di SMPN 4 Pasir Penyu, aktivitas belajar mengajar siswa dipindahkan sementara ke SDN 021 Pasir Penyu yang tidak terendam banjir. Sebab di SMPN 4 Pasir Penyu banjir merendam hingga setinggi pinggang orang dewasa," ucapnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol dan Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Kabupaten Inhu, Adri Bahar mengatakan, banjir yang melanda wilayah Kabupaten Inhu tahun ini jauh lebih besar di banding tahun sebelumnya. 

Jika dirunut, kemungkinan banjir yang melanda wilayah Kabupaten Inhu tahun 2014 ini merupakan siklus 5 tahun sekali. 

"Tahun lalu ketinggian air Sungai Indragiri maksimal hanya 6,55 meter kemudian surut. Tetapi tahun ini sudah mencapai 6,68 meter dan belum ada tanda-tanda akan surut. Saat ini kondisi banjir di Inhu sudah masuk kategori siaga dua," jelasnya. 

(guh/guh)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pendidikan
Komentar