- Home
- Pendidikan
- BEM & BKIM FE Universitas Riau Taja Seminar Jurnalistik
BEM & BKIM FE Universitas Riau Taja Seminar Jurnalistik
Jumat, 27 Maret 2015 17:50 WIB
PEKANBARU - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama dengan Badan Kerohanian Islam Mahasiswa (BKIM) Fakultas Ekonomi Universitas Riau mengadakan Seminar Jurnalistik bertemakan Memaksimalkan Potensi Mahasiswa dengan Menulis, Rabu (25/3).
Seminar yang diadakan di ruangan Yudisium Fakultas Ekonomi Universitas Riau ini mengundang Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau Satria Utama Batu Bara, dan Redaksi Haluan Riau Yuki Chandra, serta Pemimpin Redaksi Riau Terkini Ahmad .S. Udi sebagai pemateri.
"Hidup Mahasiswa!", Qowiy Alhaq selaku Gubernur Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Riau mengawali kata sambutannya. Menurutnya, seminar jurnalistik ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi mahasiswa untuk menulis karena menulis adalah salah satu olahraga mahasiswa.
"Seminar yang bekerja sama dengan Badan Kerohanian Islam Mahasiswa ini kami bentuk dengan dasar bahwa setiap mahasiswa harus lebih peduli lagi dengan menulis, harus bisa lebih tanggap lagi dengan dunia jurnalistik." tutur Irfan selaku ketua pelaksana.
Seminar yang dibuka untuk seluruh mahasiswa Universitas Riau tersebut dihadiri oleh sekitar 100 mahasiswa. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan III FE UR, Drs. Wahyu Hamidi, SE., M.Si, dalam sambutannya mengatakan seminar seperti ini memerlukan tindak lanjut yang lebih baik lagi ke depannya, seperti dengan mengadakan pelatihan yang menunjukkan praktik atas kegiatan menulis oleh mahasiswa ke arah yang lebih bermanfaat lagi.
"Jadikan kesempatan seperti ini untuk belajar ke arah yang lebih baik dan bermanfaat lagi atas ilmu-ilmu yang diperoleh dari setiap narasumber kita," kata Wahyu.
Sesi pertama materi mengenai "Mengenal Pers dan Jurnalistik" disampaikan oleh Satria Utama. "Ini zaman yang penuh dengan informasi, setiap hal di sekitar kita bisa kita jadikan informasi. Kini tak lagi sesulit dulu, ketika dulu saya pernah merasakan masih sulit untuk memperoleh informasi, tidak ada medianya. Bandingkan dengan sekarang, di genggaman tangan saja informasi bisa kita peroleh," ujar Satria.
Dalam memperkenalkan jurnalistik, Satria yang merupakan salah satu penggagas radio kampus di Universitas Riau tersebut juga menceritakan pengalamannya di bidang yang telah cukup lama ditekuninya ini.
Selanjutnya, pada sesi kedua, materi "Media-media Jurnalistik dan Teknik Menulisnya" disampaikan oleh Yuki Chandra. Menurutnya, menulis itu tidak pernah sulit.
"Apapun hal di sekitar kita dapat dijadikan tulisan. Mulai saja dulu dengan sebuah kalimat dan kita harus bertanggung jawab atas satu kalimat yang telah kita tulis tadi. Hanya keinginan, niat untuk menulis itu yang harus kita yakinkan dari awal," tutur Yuki.
Yuki juga menyampaikan materi bagaimana menulis serta tata cara penulisan yang benar di media-media jurnalistik, seperti koran, tabloid, dan sebagainya.
Sedangkan materi mengenai "Manfaat Internet dalam Penulisan Berita" disampaikan oleh Ahmad .S. Udi pada sesi ketiga. Internet dapat dimanfaatkan sebagai sarana dan sumber penulisan berbagai hal di sekitar kita, melalui penulisan informasi yang ingin di-share di media sosial, melalui blogspot, karena gadget terkini juga didukung dengan fitur yang semakin canggih.
"Hal terpenting adalah seorang jurnalis harus memberikan berita yang fakta juga tanpa berpihak kepada salah satu pihak," pesan Ahmad.
(rdk/rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Kemenag Buka Bantuan Pesantren Sampai 4 Oktober 2021, Ini Syaratnya
-
Pendidikan
Surat Domisili Tidak Berlaku untuk Sistem Zonasi PPDB di Pekanbaru
-
Pendidikan
Legislator Riau Canangkan Program Pendidikan Gratis SMA se-derajat
-
Pendidikan
10 Cara Siasati Biaya Sekolah yang Makin Mahal
-
Pendidikan
Pelajar SDN 002 Bantayan Dapat Sosialisasi Bahaya Narkoba
-
Pendidikan
Kantor PDE Meranti Salurkan 101 Rak Buku ke Desa

