- Home
- Pendidikan
- BLH Meranti Siapkan Pembinaan Lingkungan untuk 33 Sekolah
BLH Meranti Siapkan Pembinaan Lingkungan untuk 33 Sekolah
Rabu, 26 Februari 2014 11:53 WIB
SELATPANJAN - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2014 ini akan fokus lakukan pembinaan Adiwiyata atau sekolah peduli lingkungan terhadap sebanyak 33 sekolah binaan.
"Kegiatan pembinaan adiwiyata tersebut dilaksanakan untuk menciptakan sekolah agar lebih mengutamakan masalah lingkungan,"Tutur Kepala BLH Kepulauan Meranti, Irmansyah, selasa (25/2/2014) kepada Riauterkini.com.
Pihak BLH juga, Kata Irman, sudah meminta kepada pihak sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) agar muatan lingkungan bisa masuk dalam kurikulum sekolah.
"Sesuai harapan pemerintah, diusia sekolah itu sudah seharusnya diberi pemahaman terhadap peduli lingkungan, makanya, kita meminta mata pelajaran itu agar dapat dimasukkan dalam kurikulum. " ungkapnya.
Selain itu pada tahun ini BLH akan melaksanakan kegiatan penanaman di seluruh sekolah yang akan menjadi binaan Adiwiyata. Sehingga nantinya secara perlahan seluruh siswa dapat lebih peduli terhadap lingkungan.
"Kita juga akan bantu bibit-bibit kepada sekolah dalam aksi penanaman. Tanaman yang kita bantu lebih cendrung tanaman produktif dan khas daerah seperti, cempedak, mangga," tambahnya.
Adiwiyata sebut Irman, cendrung nantinya bagaimana mengajak dan sebagai sarana untuk menciptakan masyarakat untuk cinta terhadap lingkungan. Sehingga kegiatan-kegiatan berbau lingkungan bisa dilaksanakan dalam setiap kegiatan sehari-hari.
"Adiwiyata ini pembelajaran, bagaimana anak-anak belajar menanam untuk dapat menjaga lingkungan," sebutnya.
Kata Irman nantinya pada pertengahan tahun 2014 ini pihak BLH juga akan melakukan penilaian terhadap sekolah binaan tersebut. "Jika dalam penilaian itulah kita menentukan sekolah yang layak mendapatkan Adiwiyata," terangnya.***(rud)
"Kegiatan pembinaan adiwiyata tersebut dilaksanakan untuk menciptakan sekolah agar lebih mengutamakan masalah lingkungan,"Tutur Kepala BLH Kepulauan Meranti, Irmansyah, selasa (25/2/2014) kepada Riauterkini.com.
Pihak BLH juga, Kata Irman, sudah meminta kepada pihak sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) agar muatan lingkungan bisa masuk dalam kurikulum sekolah.
"Sesuai harapan pemerintah, diusia sekolah itu sudah seharusnya diberi pemahaman terhadap peduli lingkungan, makanya, kita meminta mata pelajaran itu agar dapat dimasukkan dalam kurikulum. " ungkapnya.
Selain itu pada tahun ini BLH akan melaksanakan kegiatan penanaman di seluruh sekolah yang akan menjadi binaan Adiwiyata. Sehingga nantinya secara perlahan seluruh siswa dapat lebih peduli terhadap lingkungan.
"Kita juga akan bantu bibit-bibit kepada sekolah dalam aksi penanaman. Tanaman yang kita bantu lebih cendrung tanaman produktif dan khas daerah seperti, cempedak, mangga," tambahnya.
Adiwiyata sebut Irman, cendrung nantinya bagaimana mengajak dan sebagai sarana untuk menciptakan masyarakat untuk cinta terhadap lingkungan. Sehingga kegiatan-kegiatan berbau lingkungan bisa dilaksanakan dalam setiap kegiatan sehari-hari.
"Adiwiyata ini pembelajaran, bagaimana anak-anak belajar menanam untuk dapat menjaga lingkungan," sebutnya.
Kata Irman nantinya pada pertengahan tahun 2014 ini pihak BLH juga akan melakukan penilaian terhadap sekolah binaan tersebut. "Jika dalam penilaian itulah kita menentukan sekolah yang layak mendapatkan Adiwiyata," terangnya.***(rud)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

