• Home
  • Pendidikan
  • BPOM Riau Jalankan Program Laboratorium Mobling di Meranti

BPOM Riau Jalankan Program Laboratorium Mobling di Meranti

Minggu, 27 Oktober 2013 16:23 WIB

SELATPANJANG – Dalam rangka tindak lanjut gerakan pangan jajanan yang bermutu dan bergizi, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Riau, Jum’at (24/10) hingga Sabtu (25/10) kemarin melakukan operasional laboratorium mobling atau mobil keliling di dua sekolah yang ada di kota Selatpanjang.

Kegiatan ini bertujuan melakukan pengawasan keamanan pangan jajanan sekolah diantaranya di SDN 15 dan SDN 33 Tebing Tinggi. Selain dihadiri Kepala Bagian Penyuluh BPOM Riau, Nunang Ganis S Sos, yang didampingi Maranata Pangabean, Petugas Sampling Jajanan Sekolah, Rosnita AMd, Petugas Laboratorium Pengujian, Lince AMd, dan Rita Arista S Fam APT juga terlihat hadir Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti, Ramdan SPd, dan Kasi Sejarah Kepurbakalaan dan Pemuseuman, Abdulah SPd.

Kepala Bagian Penyuluh BPOM Riau, Nunang Ganis S Sos, Sabtu (25/10) kepada wartawan menjelaskan, ada beberapa program yang digalakan BPOM di kabupaten/kota di Riau diantaranya program bimbingan teknis bersama komunitas sekolah, dan program pangan jajanan sekolah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan serta program laboratorium mobling.

Sementara di kabupaten Kepulauan Meranti sendiri, Kata Nunang, ada dua program kegiatan BPOM Riau yakni program pangan jajanan sekolah yan sudah dimulai sejak tahun 2011 lalu, dan satunya lagi program laboratorium mobling.

“Program laboratorium mobling ini baru kita laksanakan pada tahun 2013 ini, dan program ini juga belum bisa kita jalankan secara maksimal, karna kabupaten Kepulauan Meranti merupakan satu-satunya kabupaten di Riau yang belum bisa ditempuh langsung oleh mobil kita, jadi kelengkapan peralatanpun harus kita bawa seadanya secara manual,” tutur Nunang.

Meski belum maksimal, sambungnya, program laboratorium mobling ini sangat perlu dilaksanakan mengingat betapa pentingnya pembinaan kepada pihak sekolah dan para siswa untuk mengkonsumsi makanan yang higienis dan bersih serta terhindar dari zat yang berbahaya, terutama terhindar dari makanan yang mengandung formalin, boraks, zat warna seperti Rodamin B, Metanil yellow dan zat berbahaya lainya.

Sementara itu Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti, Ramdan SPd mengatakan, bahwa saat ini mungkin sudah cukup banyak  jajanan atau makanan di sekolah yang masih perlu pertimbangan untuk dikonsumsi oleh para siswa.

“Oleh karenanya, melalui pemeriksaan BPOM Riau ini, kita juga berharap pihak sekolah selanjutnya juga dapat memberi pengarahan kepada para siswa agar kedepanya dapat lebih berhati-hati lagi didalam mengkonsumsi makanan yang dijual di lingkungan sekolah, demi kesehatan para siswa, disamping mengutamakan jajanan yang sehat dan bergizi, pihak kantin juga kita harapkan bisa menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Ramdan.

Menurut, informasi yang dihimpun dari pihak BPOM Riau, dalam pemeriksaanya, dari sebelas sampel makanan atau jajanan yang diambil dari sejumlah kantin sekolah selanjutnya akan dilakukan proses pemeriksaan di mobil laboratorium untuk menyelidiki zat berbahaya yang terkandung dalam jajanan atau makanan tersebut. (fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pendidikan
Komentar