- Home
- Pendidikan
- Banjir Datang, Sebagian Sekolah di Rohil Diliburkan
Banjir Datang, Sebagian Sekolah di Rohil Diliburkan
Selasa, 25 November 2014 12:51 WIB
BAGANSIAPIAPI : Akses banjir mulai mengganggu proses belajar mengajar di Rokan Hilir. Bahkan, sejumlah sekolah terpaksa diliburkan. Kondisi terparah terjadi pada SD di Bagan Punak, SMP Muhammadiyah dan sebagian sekolah di Pekaitan.
"Sebagian sekolah sudah ada melapor ke kita, kondisi saat ini menyebabkan ruang kelas mereka banjir, bahkan ada yang meliburkan sekolah, akibat banjir ini, karena dikhawatirkan nanti anak-anak, bisa mendapatkan efek yang negative, karena asik bermain, bisa jadi tenggelam dan sebagainya. Ada yang diliburkan," kata Kepala Dinas Pendidikan Rohil, Amiruddin, ditemui di Bagansiapiapi, Selasa (25/11/14).
Menurutnya, ada juga yang mengusulkan, tahun depan, diakibatkan musim banjir ini, dengan meninggikan lantai ruangan. "Jadi ada kebanjiran itu, lantainya, hampir 30 cm diairi oleh air," katanya.
Kondisi terparah sesuai laporan yang diterima tambahnya, terjadi pada SD yang ada di Bagan Punak, SMP Muhammadiyah, Jalan Pahlawan, Kecamatan Bangko, kemudian sekolah-sekolah sebagian di Pekaitan.
"Sepanjang banjir belum mengancam, anak didik, sekolah tidak diliburkan, tapi sepanjang dapat mengancam anak didik, terutama untuk daerah-daerah yang paritnya dalam, atau daerah-daerah yang dekat dengan sungai, kalau kita khawatirkan mereka masuk kedalam parit atau sungai, silahkan aja diliburkan, tetapi nanti dicari hari-hari pengganti untuk menambah waktu yang terpakai tadi," timpalnya.
(nop/nop)
"Sebagian sekolah sudah ada melapor ke kita, kondisi saat ini menyebabkan ruang kelas mereka banjir, bahkan ada yang meliburkan sekolah, akibat banjir ini, karena dikhawatirkan nanti anak-anak, bisa mendapatkan efek yang negative, karena asik bermain, bisa jadi tenggelam dan sebagainya. Ada yang diliburkan," kata Kepala Dinas Pendidikan Rohil, Amiruddin, ditemui di Bagansiapiapi, Selasa (25/11/14).
Menurutnya, ada juga yang mengusulkan, tahun depan, diakibatkan musim banjir ini, dengan meninggikan lantai ruangan. "Jadi ada kebanjiran itu, lantainya, hampir 30 cm diairi oleh air," katanya.
Kondisi terparah sesuai laporan yang diterima tambahnya, terjadi pada SD yang ada di Bagan Punak, SMP Muhammadiyah, Jalan Pahlawan, Kecamatan Bangko, kemudian sekolah-sekolah sebagian di Pekaitan.
"Sepanjang banjir belum mengancam, anak didik, sekolah tidak diliburkan, tapi sepanjang dapat mengancam anak didik, terutama untuk daerah-daerah yang paritnya dalam, atau daerah-daerah yang dekat dengan sungai, kalau kita khawatirkan mereka masuk kedalam parit atau sungai, silahkan aja diliburkan, tetapi nanti dicari hari-hari pengganti untuk menambah waktu yang terpakai tadi," timpalnya.
(nop/nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Kemenag Buka Bantuan Pesantren Sampai 4 Oktober 2021, Ini Syaratnya
-
Pendidikan
Surat Domisili Tidak Berlaku untuk Sistem Zonasi PPDB di Pekanbaru
-
Pendidikan
Legislator Riau Canangkan Program Pendidikan Gratis SMA se-derajat
-
Pendidikan
10 Cara Siasati Biaya Sekolah yang Makin Mahal
-
Pendidikan
Pelajar SDN 002 Bantayan Dapat Sosialisasi Bahaya Narkoba
-
Pendidikan
Kantor PDE Meranti Salurkan 101 Rak Buku ke Desa

