- Home
- Pendidikan
- Disdik Dumai Intruksikan Sekolah Pulangkan Peserta Didik
Disdik Dumai Intruksikan Sekolah Pulangkan Peserta Didik
Kamis, 17 September 2015 19:01 WIB
DUMAI - Kondisi udara Kota Dumai kembali di selimuti kabut asap yang cukup pekat, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Dumai Syaari,MP memberikan instruksi kepada Sekolah untuk memulangkan dan atau meliburkan peserta/anak didiknya karena melihat kondisi udara di Kota Dumai yang semakin memburuk.
"Untuk anak didik yang duduk dibangku Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD), hari ini (Kamis, red) terpaksa kembali dipulangkan karena melihat kondisi udara Kota Dumai yang kembali diselimuti kabut asap yang semakin pekat dan dapat membahayakan kesehatan," kata Kadisdik Kota Dumai Sya'ari,MP, Kamis (17/9).
Sebelumnya, lanjutnya, pihak Sekolah sudah diinstruksikan untuk dapat meliburkan anak didiknya selama dua hari mengingat kondisi udara Kota Dumai yang semakin mengancam dan membahayakan kesehatan.
Namun karena kondisi udara di Kota Dumai sebelumnya sudah mulai membaik karena di guyur hujan yang begitu deras pada Senin (14/9) malam lalu, akhirnya seluruh siswa tingkat TK,SD, SMP dan SMA pada Selasa (15/9) lalu sudah dapat kembali kesekolah untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar.
"Seluruh siswa tingkat TK dan SD terpaksa kembali dipulangkan karena kondisi cuaca kembali diselimuti kabut asap yang cukup pekat, akan tetapi sampai kapan mereka diliburkan, hal tersebut belum bisa di pastikan karena bersifat kondisial," kata dia.
Namun apabila hingaa sore hari nanti kabut asap akan semakin pekat, maka tak menutup kemungkinan libur tersebut akan ditambah dan akan diperuntukkan bagi seluruh tingkat TK, SD, SMP dan SMA.
Selain itu, lanjutnya, dihimbau kepada guru-guru di Sekolah untuk dapat memberikan tugas ataupun pekerjaan rumah kepada seluruh anak didik, agar selama libur anak-anak didik tetap belajar dirumah dan tidak ketinggalan pelajaran.
"Kepada guru, diminta untuk tetap memberikan tugas rumah kepada seluruh anak didiknya, agar anak-anak tetap belajar dirumah selama kondisi udara Kota Dumai masih diselimuti kabut asap pekat," ungkapnya.
Ia menegaskan, agar para siswa yang telah diliburkan untuk jangan keluar rumah karena kualitas udara Kota Dumai kini semakin berbahaya. Ia juga mengharapkan kepada orangtua murid agar dapat mengawasi anaknya dirumah.
"Awasi mereka, jangan perbolehkan keluar, karena kondisi udara kini sangatlah tidak baik dan membahayakan untuk kesehatan. Dan bantulah anak dalam belajar dan mengerjakan tugas dirumah. Kalaupun memang harus ada kepentingan yang mendesak, jangan lupa menggunakan masker," imbaunya.
Sementara Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Dumai Bambang Suriyanto mengatakan, berdasarkan pengukuran alat Indeks Standar Polutan Udara (ISPU) pada Kamis (17/9) Pukul 06.53 WIB, ISPU Kota Dumai sudah mencapai 500 PSI dan tergolong sangat berbahaya.
"Kondisi udara di Kota Dumai kini sudah memasuki tahap sangat berbahaya, dan kami himbau masyarakat agar mewaspadai kabut asap ini karena sangat menganggu dan membahayakan kesehatan," pungkasnya.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Petugas Berhasil Padamkan Lima Hektare Lahan Gambut Dumai
-
Lingkungan
Pangdam Minta Seluruh Instansi Komit Wujudkan 2017 Riau Bebas Karhutla
-
Lingkungan
Walikota Dumai Hadiri Rakornas Pengendalian Karhutla di Istana Negara Jakarta
-
Nasional
Bupati Kepulauan Meranti Ikuti Rakornas Karlahut di Istana Negara
-
Hukrim
Kapolda Riau Bakal Libas Siapapun Pelaku Ilog dan Karhutla
-
Hukrim
Danlanal Dumai Nilai Karlahut Bisa Jadi Jalan Penyelundupan

