Disdik Dumai Sebut 13 Peserta UN SMP Drop Aout

Selasa, 05 Mei 2015 18:40 WIB
DUMAI - Panitia Ujian Nasional (UN) SMP Dinas Pendidikan Kota Dumai Bujang Alwi, mengatakan sebanyak 13 peserta pada Hari pertama pelaksanaan ujian dinyatakan gagal karena telah keluar dari sekolah.

Sedangkan peserta yang dinyatakan gagal ini berasal dari berbagai sekolah negeri dan swasta, serta mereka tidak mengikuti ujian tanpa keterangan. Jumlah peserta 4.685 siswa, hanya 4.668 orang yang ikut ujian karena ada tiga yang sakit, satu alpa atau tanpa keterangan, dan 13 orang drop out.

"Bagi peserta UN SMP yang beralasan sakit dan alpa, masih bisa mengikuti ujian susulan sesuai jadwal ditentukan pada pekan depan," katanya, Selasa (5/5/15).

Dia menyatakan, ujian hari pertama yang dilaksanakan di 234 ruang sekolah di daerah itu telah berjalan tertib dan lancar tanpa ada kendala berarti. Setiap ruang ujian diisi 20 peserta yang berasal dari 51 sekolah negeri swasta ini akan diawasi oleh dua orang guru pengawas dengan menggunakan sistem silang.

"Meski ada belasan peserta tidak ikut ujian dipastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar dan tidak ada kendala," ungkapnya.

Disamping itu, untuk mencegah kebocoran naskah UN ini, Disdik berkoordinasi dengan aparat Polres Dumai dengan pengawalan dan penjagaan mulai dari pengawasan ujian hingga proses distribusi.

Untuk UN sistem online hanya dilaksanakan di satu sekolah yaitu SMPN 2 Dumai di Jalan Sultan Sarif Kasim karena dinilai layak dengan kesiapan sarana fasilitas pendukung.

Kepala Disdik Dumai Syaari menyebutkan, SMPN 2 Dumai juga merupakan satu-satunya sekolah SMP sederajat di Riau yang melaksanakan UN berbasis komputer, dengan jumlah komputer disediakan sebanyak 80 unit ditambah beberapa unit cadangan.

"Peserta UN di SMPN 2 Dumai akan menjalani ujian sistem online, dan sejauh ini telah melakukan berbagai kesiapan, kita harapkan dapat berjalan lancar," pungkasnya.

(adi/via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar