- Home
- Pendidikan
- Disdik Dumai Terapkan PPDB Online di 10 Sekolah
Disdik Dumai Terapkan PPDB Online di 10 Sekolah
Selasa, 27 Mei 2014 20:56 WIB
DUMAI - Dinas Pendidikan (Disdik) kota Dumai, 23 Juni mendatang hanya menerapkan sistem online kepada 10 sekolah tingkat SMA dan SMP sederajat dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB).
"Penerimaan siswa baru sistem online ini hanya untuk sepuluh sekolah SMA, SMK dan SMP negeri," kata Kepala Bidang Mutu dan Tenaga Kependidikan pada Disdik Dumai Misdiono, Selasa (27/5/14).
Dia menjelaskan, sepuluh sekolah tersebut ialah SMAN Binaan Khusus, SMAN 1, SMAN 2, SMKN 1, SMKN 2, SMPN Binaan Khusus, SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3 dan SMPN 4 di kota itu.
Teknis penerimaan siswa baru online ini, sebutnya, siswa tetap datang ke sekolah yang diinginkan guna mendaftar secara manual, selanjutnya diarahkan mengisi biodata dan pendaftaran pada website resmi panitia.
Menurutnya, Disdik Dumai mulai memberlakukan penerimaan peserta didik baru dengan sistem online terhitung mulai tahun ajaran 2011 lalu.
Melalui PPDB online ini, lanjutnya, pemerintah membuka kesempatan luas pada seluruh pelajar agar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya sesuai dengan sekolah yang dituju.
"Sistem online ini sudah 3 tahun lalu kita mulai, bertujuan memudahkan calon siswa mendaftar sekolah lanjutan dan dalam rangka transpransi dalam proses penerimaan siswa baru," jelasnya.
Dengan sistem online, maka penerimaan peserta didik baru akan diproses sebagaimana mestinya berdasarkan kemampuan akademik siswa tanpa ada intervensi dari pihak manapun.
"Diharapkan tidak ada celah masuk bagi pihak-pihak tertentu untuk menitipkan siswa, karena peserta didik yang diterima berdasarkan penilaian kemampuan akademik di sekolah," terangnya.
Disdik Dumai pada 20 Mei 2014 lalu telah mengumumkan kelulusan pelajar SMA sederajat dengan 5 siswa tidak lulus dari jumlah total peserta ujian nasional (UN) mencapai 3.766 siswa.
Persentase kelulusan pelajar SMA sederajat tahun ini dinyatakan mencapai 99,89 persen dan menempatkan Dumai berada pada peringkat 3 terbaik dari 12 kabupaten-kota se Provinsi Riau.***(adi)
"Penerimaan siswa baru sistem online ini hanya untuk sepuluh sekolah SMA, SMK dan SMP negeri," kata Kepala Bidang Mutu dan Tenaga Kependidikan pada Disdik Dumai Misdiono, Selasa (27/5/14).
Dia menjelaskan, sepuluh sekolah tersebut ialah SMAN Binaan Khusus, SMAN 1, SMAN 2, SMKN 1, SMKN 2, SMPN Binaan Khusus, SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3 dan SMPN 4 di kota itu.
Teknis penerimaan siswa baru online ini, sebutnya, siswa tetap datang ke sekolah yang diinginkan guna mendaftar secara manual, selanjutnya diarahkan mengisi biodata dan pendaftaran pada website resmi panitia.
Menurutnya, Disdik Dumai mulai memberlakukan penerimaan peserta didik baru dengan sistem online terhitung mulai tahun ajaran 2011 lalu.
Melalui PPDB online ini, lanjutnya, pemerintah membuka kesempatan luas pada seluruh pelajar agar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya sesuai dengan sekolah yang dituju.
"Sistem online ini sudah 3 tahun lalu kita mulai, bertujuan memudahkan calon siswa mendaftar sekolah lanjutan dan dalam rangka transpransi dalam proses penerimaan siswa baru," jelasnya.
Dengan sistem online, maka penerimaan peserta didik baru akan diproses sebagaimana mestinya berdasarkan kemampuan akademik siswa tanpa ada intervensi dari pihak manapun.
"Diharapkan tidak ada celah masuk bagi pihak-pihak tertentu untuk menitipkan siswa, karena peserta didik yang diterima berdasarkan penilaian kemampuan akademik di sekolah," terangnya.
Disdik Dumai pada 20 Mei 2014 lalu telah mengumumkan kelulusan pelajar SMA sederajat dengan 5 siswa tidak lulus dari jumlah total peserta ujian nasional (UN) mencapai 3.766 siswa.
Persentase kelulusan pelajar SMA sederajat tahun ini dinyatakan mencapai 99,89 persen dan menempatkan Dumai berada pada peringkat 3 terbaik dari 12 kabupaten-kota se Provinsi Riau.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

