• Home
  • Pendidikan
  • Gaji Honorer Madrasah di Bengkalis Kerap Lambat Dibayar

Gaji Honorer Madrasah di Bengkalis Kerap Lambat Dibayar

Kamis, 05 Juni 2014 16:58 WIB

BENGKALIS - Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis Sofyan menyatakan, sangat menyesalkan pembayaran gaji khusus untuk ribuan guru honorer madrasah di Kabupaten Bengkalis kembali terjadi keterlambatan seperti tahun-tahun sebelumnya. 

Komitmen untuk membayarkan gaji tersebut seharusnya dilaksanakan tepat waktu, akan tetapi hingga saat ini pemerintah belum mampu mencarikan solusi.

“Padahal beberapa kali pertemuan sudah ada komitmen untuk membayarkan honor guru madrasah tepat waktu. Dengan kondisi seperti ini sepertinya tidak pernah belajar dari kasus sebelumnya dan mengatasi keterlambatan pembayaran gaji ini. Kami heran sampai sekarang pemerintah belum ada solusi yang konkrit,” ungkap Sofyan, Kamis (5/6/14).

Politisi PDI Perjuangan Bengkalis ini juga mengatakan, Komisi IV DPRD Bengkalis akan kembali memanggil pihak-pihak terkait karena adanya masalah pembayaran gaji ini.

“Melalui pimpinan dewan, Kami akan berupaya melakukan panggilan ke pihak terkiat seperti Bagian Keuangan dan Kemenag Bengkalis untuk kembali mempertanyakan apa yang menjadi kendala keterlambatan pembayaran honor untuk ribuan guru madrasah itu,” katanya lagi.

Sementara itu, ribuan guru honor madrasah di Kabupaten Bengkalis sangat mengharapkan segera direalisasikannya pembayaran gaji yang seharusnya mereka terima.

“Kendati profesi Kami sama dan anak-anak yang Kami didik juga anak-anak Bengkalis, tapi perhatian dan pendangan pemerintah ternyata tidak sama. Pemerintah terkesan tetap mengkotomi antara pendidikan agama dan pendidikan umum. Kentara betul Kami dianggap sebelah mata, dan janji pemerintah menyejahterakan Kami hanya selogan,” cetus Zainuddin, salah seorang guru honor madrasah di Bengkalis kepada wartawan.

Terpisah, Sekretaris Kemenag Bengkalis Nasrun mengatakan, belum bisa dicairkannya dana hibah untuk pembayaran gaji guru honor madrasah dari kabar yang diterima disebabkan Dokumen Penggunaan Anggaran (DPA) belum ditandatangani, sehingga belum dapat satupun dana hibah bisa direalisasikan.

“Beberapa waktu lalu seperti itu kabar yang Kami terima, tapi perkembangan terakhir saya juga kurang tahu apakah sudah ditandatangani atau belum. Hanya memang, dalam waktu dekat ini belum ada tanda-tanda honor madrasah akan dibayarkan,” katanya.***(dik)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pendidikan
Komentar