• Home
  • Pendidikan
  • Kacau, Banyak SMA di Rohil Belum Laporkan Dana Bos 2013

Kacau, Banyak SMA di Rohil Belum Laporkan Dana Bos 2013

Rabu, 29 Oktober 2014 17:44 WIB

BAGANSIAPIAPI - Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) penggunaan dana Bantuan Opreasional Sekolah (Bos) untuk tingkat SMA Sederajat priode Juli-Desember 2013 lalu di Rohil, ternyata sampai saat ini belum disampaikan pihak sekolah sebagai penerima dan realisasi penggunaan dana APBN hingga Rabu (29/10) menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat.

Sesuai data yang berhasil dirangkum media ini dari berbagai sumber, baru beberapa SMA dan SMK penerima dana Bos memberikan dan membuat laporan pertanggung jawaban ke Dinas Pendidikan Rokan Hilir. Dari data yang masuk di Kecamat Kecamatan Sinaboi, Bagan Sinembah dan itupun belum semuanya memberikan laporan terkait penggunaan dana Bos tersebut.

"Untuk laporan pertanggungjawaban dana Bos untuk tingkat SMA baru dari Kecamatan Sinaboi, Bagan Sinembah, tapi semua itu belum keseluruhannya," kata Kepala Dinas Pendidikan Rohil Amirudin melalui Kasi Sekolah Menengah dan Kejuruan Asmah, Rabu (29/10/14) di ruang kerjanya.

Asmah juga membenarkan minimnya laporan atas pengelolaan dana Bos di sekolah berada di bawah koordinasinya. "Benar, tak salah lagi  informasinya, sampai hari ini banyak yang belum memberikan laporan penggunaan dana Bos," katanya.

Asmah, juga berharap agar pihak sekolah yang menerima dana Bos agar melengkapi lapora dan menyerahkan kepada Disdik Rohil. "Baru beberapa sekolah yang menyerahkan laporan penggunaan Bos. Sebenarnya wajib membuat laporan, jangan takut untuk mebuat laporan," katanya.

Menurutnya, ini harus di pertanggung jawabkan oleh pihak sekolah. Sebab ini menyakut uang negara. "Khusus untuk Juli hingga Desember 2013 baru sebagian kecil mengirimkan SPJ atau LPJ penggunaan BOS, sementara kini sudah berada di tahun 2014," jelasnya.

Jadi menurutnya, mari koperatif agar pimpinan dan pemerintah tahu penggunaan BOS tersebut di realisasikan untuk apa saja dan di peruntukan apa saja dengan melengkapi administrasinya. Pihaknya juga sudah menurunkan Tim Monitoring Bos ke masing-masing sekolah.

Ditambahkannya, sesuai aturan sekolah mengumumkan membuat papan pengumunan penggunaan dana Bos di pajangkan di sekolah agar di ketahui publik dan masyarakat. Tapi, sangat di sayangkan pengumumkan tersebut ternyata tidak di indahkan.

Dinas Pendidikan Rokan Hilir menghimbau seluruh sekolah SMA Sederajat penerima dana Bos membuat dan menyerahkan laporan pertanggung jawaban penggunaan bantuan dari APBN sesuai aturan Kementerian Pendidikan Nasional.

"Artinya segeralah mengantarkan laporan, karena uang Bos kan sudah di pergunakan, mari proaktif untuk membuat laporan. Jangan sampai masalah ini menjadi polemik dan persoalan rumit bagi sekolah itu sendiri," ajak Kasi Sekolah Menengah dan Kejuruan Dinas Pendidikan Rohil.

Perlunya membuat LPJ penggunaan bantuan dana Bos, Asmah mengharapkan komite sekolah menjalankan peran berkoordinasi dengan sekolah untuk mengetahui penggunaan Bos. "Jadi peran komite sebagai perpanjangan tangan wali murid juga di butuhkan," pinta Asmah. (Yan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pendidikan
Komentar