• Home
  • Pendidikan
  • Peduli Pendidikan, Tanoto Foundation Gelar Pelatihan Pelita Guru Mandiri

Peduli Pendidikan, Tanoto Foundation Gelar Pelatihan Pelita Guru Mandiri

Hadi Pramono Senin, 30 Oktober 2017 18:03 WIB
DUMAI - Tanoto Foundation dan PT Sari Dumai Sejati bersama Dinas Pendidikan Kota Dumai tanggal 24 sampai 27 Oktober 2017, bertempat di SD Negeri 001 Lubuk Gaung melaksanakan Pelatihan Pelita Guru Mandiri untuk guru-guru Binaan Tanoto Foundation.

Adapun guru-guru yang mengikuti pelatihan Pelita Guru Mandiri ini diantaranya guru dari SDN 001 Lubuk Gaung, MIN I Kota Dumai, SDN 003 Bangsal Aceh, SDN 004 Bangsal Aceh, SD N 006 Bangsal Aceh, dan SD N 007 Tanjung Penyebal.

Turut hadir dalam pada pembukaan acara itu dari Dinas Pendidikan Kota Dumai, Tanoto Foundation, Dendi Satria  Buana selaku manager wilayah Riau, Nurul Hasanah dan Sasmoyo. Sedangkan dari PT SDS (Apical) dihadiri Kamero Bangun dan Hasbi.

Dendi Satria Buana, perwakilan Tanoto Foundation yang baru dimutasikan dari Jambi, menyampaikan sejarah didirikannya Yayasan Tanoto Foundation oleh Sukanto Tanoto, bertujuan untuk membantu masyarakat terutama yang kurang mampu.

"Semua ini didirikan dalam rangka untuk meningkatkan taraf hidup yang dimulai dari peningkatan mutu pendidikan terutama di wilayah kerja mitra Tanoto Faoundation seperti APICAL," katanya dihadapan para guru dan tamu undangan.

Kemudian Tanoto Foundation melalui Pelita Pendidikan mempunyai beberapa program antara lain Program Pelita Sekolah ASRI (Aman Sehat dan Ramah Lingkungan) lebih menekankan pada pembangunan fisik dan perilaku.

Selanjutnya program Pelita Sekolah Sehat (fokus pada kampanye sekolah sehat dan bersih, Program Guru Mandiri, seperti yang pelatihannya dilaksanakan mulai (24 s/d 27 Oktober 2017) dan pelatihan diberikan kepada guru dan kepala sekolah.

Sementara program Pelita Pustaka, untuk menumbuhkan budaya cinta membaca kepada siswa, bantuan buku-buku dan pelatihan menyusun dan mengatur buku-buku di perpustakaan dan program beasiswa untuk guru yang menyelesaikan srata 1 (S1).

Program Beasiswa untuk anak yang masuk ke perguruan tinggi dan ikatan dinas dengan perusahaan. Program ini kedepan semoga menjadi berlanjut dan berkesinambungan, apa yang di dapat selama mengikuti pelatihan membawa perubahan yang baik.

Kemudian dari Management PT. SDS, Kamero Bangun, selama ini sedikit berpikiran salah, bahwa semua yang ada di alam ini perubah ternyata ada yang abadi yaitu perubahan, dalam arti bahwa perubahan tidak binasa dia tetap ada bahkan bisa berkembang. 

"Apa yang sangat perlu kita perhatikan dalam perubahan tersebut yaitu adanya Masa Lalu. Hari ini (yang sedang kita lakukan) tentunya belajar dari apa yang terjadi pada masa lalu, sedangkan hari esok atau akan datang," jelasnya dalam memberikan kata sambutan.

Menurutnya, apa yang dilakukan selama empat hari ini dari tanggal 24 s/d 27 Oktober 2017 adalah salah satu usaha untuk meningkatkan kemampuan guru dan akhirnya dapat meningkatkan kuwalitas pendidikan di masa yang akan datang.

"Sehingga siswa kita bisa mengikuti perubahan yang terjadi. Maka dari itu, saya harapkan dengan adanya pelatihan ini bisa benar-benar bermanfaat dalam meningkatkan taraf mutu pendidikan di Kota Dumai sesuai visi dan misi Pemko Dumai," pungkasnya.

Kemudian Dinas Pendidikan Kota Dumai yang diwakili Zulkifli Zahri MPdi, mengucapkan terimakasih kepada Tanoto Foundation dan PT. SDS yang cukup peduli dengan pendidikan. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi mutu pendidikan.

"Kita tidak bisa berdiam diri, kita harus mengikuti perkembangan zaman agar anak didik kita tidak ketinggalan zaman, apa lagi guru ini berfungsi sebagai motivator dan sebagai fasilitator tentunya harus memiliki ilmu yang luas," jelasnya kepada guru-guru.

Tentunya dengan adanya kegiatan ini Dinas Pendidikan Kota Dumai sangat mendukung sekali apa yang telah dibuat oleh Tanoto Foundation sehingga mutu pendidikan bisa lebih meningkat di masa depan nanti.

Suwarni, salah satu guru sebagai peserta Pelatihan dari MIN I Kota Dumai, yang mengajar di kelas 2 B, sudah mengikuti pelatihan yang dilaksanakan Tanoto Foundation sebanyak 3 kali, mengucapkan terimakasih sekali kepada Tanoto Foundation.

"Pelatihan ini sangat membantu kami dalam memberikan materi pelajaran kepada anak didik. Ilmu kami bertambah, Kami sangat berharap pelatihan ini tetap berlanjut dan kalau bisa kami juga mohon bantuan mobiler untuk sekolah," ungkapnya.

Siti Rahmah, yang mengajar di SD N 004 Bangsal Aceh, sebagai guru kelas 3 B,  sangat mengharapkan pelatihan ini tetap berlanjut dengan materi yang berbeda.

"Saya merasa senang dan baru kali ini mengikuti pelatihan, disamping kita bisa saling tukar informasi dengan guru-guru dari sekolah lain, kita juga mendapat tambahan ilmu yang disampaikan narasumber yang dibawa Tanoto Foundation," tuturnya.

Pelatihan berakhir setelah masing-masing peserta melaksanakan praktek ke kelas yang ditunjuk, untuk mempraktekkan materi yang didapat selama pelatihan dan kemudian mengdiskusikan hasil prakteknya. 

Peserta terlihat merasa puas dan senang mengikuti pelatihan tersebut, ini terlihat dari wajahnya yang merasa gembira dan senang karena mendapat ilmu dan cara mengajar yang lebih baik dan efisien.

Kemudian TF juga memberikan bingkisan kepada sekolah yang jumlah pesertanya tetap bertahan mulai dari pembukaan sampai berakhirnya pelatihan. Sekolah yang mendapat bingkisan tersebut yaitu dari SD Negeri 004 Bangsal Aceh.

(adi/adi)
Tags CSRSDSTanoto Foundation
Komentar