• Home
  • Lingkungan
  • Gubernur Riau Ingatkan Peran Masyarakat Dalam Antisipasi Karhutla

Gubernur Riau Ingatkan Peran Masyarakat Dalam Antisipasi Karhutla

Hadi Pramono Jumat, 27 Oktober 2017 21:19 WIB
PEKANBARU - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman meminta kepada seluruh masyarakat setempat agar saling menjaga atas lahan baik kosong maupun produktif agar tidak terbakar di tengah musim panas saat ini guna tetap mempertahankan wilayah itu bebas asap.

"Serius kita lakukan pencegahan dan penindakan di lapangan, jadi kepada masyarakat jagalah lahan masing-masing agar tidak ada yang terbakar, "ujar Gubernur yang akrab disapa Andi Rachman di Pekanbaru,  Jumat.

Andi mengaku bahwa untuk pencegahan terbakarnya lahan ia selalu melakukan pemantauan dan mendapatkan laporan secara rutin terkait kebakaran yang melanda sejumlah wilayah terutama di bagian pesisir Riau.

Begitu juga upaya pencegahan yang dilakukan dengan melakukan Water Bombing dan upaya Satuan Tugas darat, menurut Gubernur semuanya sudah maksimal.

"Saya rasa kalau saat ini tim kita di lapangan memang sudah maksimal melakukan upaya pencegahan, memang musim kemarau di Riau ini diluar prediksi sebelumnya, kalau perkiraan sekarang sudah mulai memasuki musim hujan, namun lihatlah udara masih panas," ujar Andi.

"Namun syukur kemaren malam hujan deras, kita berharap itu merata, " timpalnya lagi.

Karena itu Andi meminta agar masyarakat ikut menjaga agar tidak terjadi kebakaran.  Sementara bagi para pelaku pembakar lahan lanjut dia akan dilakukan penindasan hukum oleh Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakum)  dengan tidak pandang bulu, baik itu masyarakat luar Riau yang memiliki lahan terbakar di sini,  sebagaimana yang terjadi di Rimba Melintang Rokan Hilir, rata-rata pemilik lahan terbakar seluas 70 hektare lebih itu berada di Sumatera Utara.

"Karena siapapun pelaku pembakar lahan ataupun yang lalai dalam menjaga lahannya maka akan dilakukan tindakan hukum oleh Satgas gakkum," imbuhnya.

"Makanya mari sama-sama kita jaga, jangan ada kebakaran lagi jangan sampai masyarakat kita merasakan asap dan prestasi tahun 2016 lalu hilang," tegasnya.

Andi tidak lupa juga mengimbau agar  masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan ditengah cuaca badai tropis mwlanda Riau,  karena dari laporan Dinas Kesehatan menurut Andi banyak warga terserang penyakit musim panas saat ini.

"Saya juga sudah demam ini, jadi semuanya juga untuk jaga kesehatan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan berdasarkan data Badan Mwtrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Kamis (19/10/2017), pada level confidence 70 ditemukan 11 hotspot. 

Jumlah titik panas itu tersebar di Kabupaten Bengkalis 2, Rokan Hilir (Rohil) 4, Kampar 1, Dumai 5, Kuantan Singingi (Kuansing) 2, Pelalawan 2, Rokan Hulu 1, dan Indragiri Hulu (Inhu) 2.

"Sudah dipastikan ada titik api di Dumai, Bengkalis, dan Rohil," kata Wakil Komandan Satuan Tugas Karhutla Riau Edwar Sanger.

Edwar menyebutkan pihaknya telah mengerahkan lima helikopter untuk melaksanakan "water bombing" di Dumai, Bengkalis, dan Rohil.

"Semua heli yang ada di Posko Karhutla kita kerahkan untuk melakukan pemadaman lewat udara," kata Edwar.

Selain heli BNPB, kata Edwar, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) untuk meminta bantuan heli Super Puma dalam melakukan pemadaman.

"Kami juga meminta bantuan perusahaan Sinar Mas (IKPP) untuk mengerahkan heli Super Puma dalam upaya pemadaman lewat udara," tambah Edwar. 

(ant/ant)
Tags Gubernur RiauKarlahutKebakaran Lahan
Komentar