Pemko Dumai Belum Salurkan Beasiswa Kurang Mampu

Senin, 24 November 2014 19:37 WIB
DUMAI : Penyaluran dana Hibah Beasiswa kategori kurang mampu anggaran 2014 hingga kini belum juga direalisasikan keratusan mahasiswa perguruan tinggi yang sudah terdata.



Hal itu terjadi, karena banyak faktor pengendala yang menyebabkan penyalurannya macet. Padahal sesuai informasi yang dihimpun, mahasiswa yang masuk dalam daftar selalu mempertanyakan kapan beasiswa tersebut akan disalurkan.



Asisten I Darmawan saat dikomfirmasi wartawan, mengatakan belum terealisasikannya beasiswa kategori kurang mampu hingga kini disebabkan karena menimbang dasar penyalurannya yang masih belum jelas bila dibandingkan kategori beasiswa berprestasi.



"Kalau kategori berprestasi kita mengacu bedasarkan Nilai Kumulatif IPK tertinggi, jika nilainya sesuai syarat yang ditentukan, maka mahasiswa tersebut berhak menerima. Namun tetap saja harus dipasang kuota penerimaannya," katanya, Senin (24/11/14).



Sementara, kategori beasiswa kurang mampu selama ini hanya mengacu pada surat keterangan miskin dari kelurahan. Namun setelah dikaji persyaratan itu dianggap tidak pas sebab surat keterangan miskin bisa dikeluarkan pihak kelurahan kapan saja tanpa memandang status perekonomian agar mahasiswa dapat memperoleh beasiswa.



"Beasiswa berprestasi jelas ada dasarnya, sedangkan kurang mampu belum ada. Sebab penilaian kategori miskin hingga kini masih dipertanyakan seperti apa kriteria sebenarnya," sebutnya.



Maka dari itu realisasi bantuan beasiswa kurang mampu belum juga disalurkan. Sebab Pemko akan kembali mempelajari dan mengkaji.



Agar tidak salah arah, Pemko bakal melakukan komunikasi terlebih dulu dengan BPK. "Soalnya, kita tidak ingin dikemudian hari hibah Bansos beasiswa menjadi temuan. Sebab tidak mungkin setelah direalisasikan, dan dikemudian hari hal itu menjadi temuan BPK, kita meminta agar uangnya dikembalikan," jelasnya.



Jadi untuk sementara waktu, penyaluran beasiswa kurang mampu harus ditunda dulu hingga Pemko menemukan jawabannya. "Ya memang terpaksa dipending hingga kita menemukan jawabannya, apakah wajar atau tidak. Seandainya wajar, besar kemungkinan data tersebut akan kembali diverifikasi ulang, sesuai persyaratan baru dan tetat sasaran," sebutnya.



Namun Darmawan sempat mengusulkan agar beasiswa kurang mampu ini dihapuskan saja, dan lebih memprioritaskan kebeasiswa prestasi. Sebab dengan hal itu, tentu saja akan memotivasi mahasiswa agar lebih giat belajar supaya mendapat nilai tinggi bila ingin menerima beasiswa.



Sebelumnya, penyaluran beasiswa kurang mampu sempat menjadi lempar bola antara Dinas Pendidikan dan Kesra. Sebab, harusnya jika sesuai aturan, setiap dana hibah harus ada rekomendasi dari intansi terkait.



Tentang aturan itu, Dinas Pendidikan menolak. Sebab menurutnya, penyaluran beasiswa tingkat perguruan tinggi bukanlah wewenang Dinas Pendidikan.



Ditambah ada point yang menyatakan bahwa yang menggeluarkan surat rekomendasi harus bertanggung jawab bila ada permasalahan dikemudian hari.
Maka dengan sangat terpaksa, data ratusan beasiswa yang dikirim ke Dinas Pendidikan harus dikembalikan lagi ke bagian Kesra, dan hingga kini data tersebut masih dalam pengkajian.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pendidikan
Komentar