- Home
- Pendidikan
- Perguruan Riau-Malaysia Jalin Kerja Sama Kembangan Dunia Pendidikan
Perguruan Riau-Malaysia Jalin Kerja Sama Kembangan Dunia Pendidikan
Kamis, 24 Juli 2014 17:53 WIB
PEKANBARU - Perguruan tinggi di Riau dan Malaysia terus jalin kerja sama. Salah satunya dalam rangka meningkatkan dunia pendidikan dalam berbagai bidang.
Kerja sama yang sudah terjalin sejak dua tahun terakhir ini, terus digalakan melalui Akademi Kepemimpinan Pengajian Tinggi (Akept) yang ada di Malaysia.
"Kerja sama dalam bidang traning. Leadershipnya yg dikirim. Dosen dan bisa juga. Untuk meningkatkan kualitas SDM. Dalam bentuk pelatihan," kata Deputy Director Centre for Leadhership Reseach and Innovation (ACLRI), Prof Dr Mohd Fadzil Bin Mohd Idris, di dampingi Rektor terpilih Universitas Riau (UR) Prof Dr Aras Mulyadi, Kamis (24/7/14).
Pertemuan ini sendiri difasilitasi oleh Direktor Wide School Wide Wirawati. Lanjut Fadzil, kerja sama tersebut untuk menggali lebih banyak lagi berbagai kelebihan antar perguruan baik di Riau mau pun di Malaysia. Nanti jika perguruan di Riau ingin melakukan studi atau penelitian melalui Akept ini akan merekomendasikan kemana cocoknya.
Diantara bidang studi yang telah menjadi kajian tersebut, seperti studi bahasa Melayu termasuk kajian ilmu lainya yang menjadi perhatian daerah masing-masing.
Kajian tersebut dapat dimanfaatkan oleh masing-masing universitas dengan mengutus akademisi baik itu dosen mau un Rektor, demi memperdalam ilmu yang sedang dikaji.
"Melalui Akept ini kita bisa meningkatkan akademik antar bangsa, meningkatkan SDM, memfasilitasi bidang tertentu," papar Fadzil.
Sementara Rektor Universitas Riau Prof Dr Aras Mulyadi mengatakan kerja sama antara perguruan tinggi di Riau dan Malaysia ini sangat membantu untuk pengembangan program pendidikan. Beberapa dosen dan Rektor di Riau banyak dikirim ke Malaysia.
Kerja sama antara kedua belah pihak sangat menguntungkan. Dimana sasaran untuk mencitapkan tenaga pendidik dikalangan dosen yang handal, dapat dirasan masing-masing pergurun tinggi.
Bahkan belakangan ini, melalui kerja sama ini pula akan ada pengembangan pembuatan ilmu pembuatan kapal laut, dimana selama ini khususnya di Riau masih dilakukan secara tradisional. Dengan begitu nantinya, berbagai ilmu lainya dapat dikembangkan lebih baik lagi terutama di Riau.***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

