- Home
- Pendidikan
- SMKN 3 Pekanbaru Jadi Target Sekolah Rujukan
SMKN 3 Pekanbaru Jadi Target Sekolah Rujukan
Selasa, 21 April 2015 14:11 WIB
PEKANBARU - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Pekanbaru ditargetkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjadi sekolah rujukan.
Ini program Direktorat Pembinaan SMK tahun 2015, dalam pembinaan sekaligus pengembangan sekolah berpotensi menjadi sekolah percontohan bagi SMK lain.
Kepala SMKN 3 Pekanbaru, Rita Johan, diwakili Sekretaris Tim Sekolah Rujukan SMKN 3 Pekanbaru, Yani Maryani, didampingi Waka Kurikulum SMKN 3, Meriati, mengatakan, sekolahnya mendapat undangan dari Kemendikbud untuk mengikuti seleksi program sekolah rujukan dan ini berlaku se-Indonesia.
"Kita sudah mempresentasikan profil sekolah kita dihadapan Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan pada 8 April lalu, di Jakarta. Ini salah satu bentuk seleksi yang dilakukan Kemendikbud dalam menetapkan sekolah mana yang berpotensi menjadi sekolah rujukan," ujar Yani Maryani, di Pekanbaru, Senin (20/4/2015).
Menurutnya, dalam presentasi itu, pihaknya menjelaskan mengenai pengembangan SMKN 3 Pekanbaru ke depan. Sehingga pihak pusat mengetahui kebutuhan sekolahnya yang kini berjumlah 1.065 orang siswa.
"Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk meraih sekolah rujukan. Yakni, jumlah siswa minimal 1.000 orang dan minimal memiliki lima program studi (prodi)," katanya.
Selanjutnya, calon sekolah rujukan itu harus memiliki minimal lima sekolah binaan atau aliensi dan juga minimal harus bekerjasama dengan tujuh dunia usaha dan dunia industri (dudi) serta teaching factory lebih ditingkatkan.
Dari persyaratan itu, tambah Meriati, sekolahnya mampu memenuhinya. "Cuma poin sekolah binaan atau aliensi yang belum terpenuhi, karena hingga kini baru dua sekolah yang menjadi binaannya, yakni SMK YKWI dan SMK Tigama, namun tahun ajaran 2015/2016 akan bertambah satu lagi, yaitu SMKN 2 Rupat, Bengkalis," papar Waka Kurikulum SMKN 3 Pekanbaru ini.
Kendati begitu, lanjut Meriati, poin ini bisa saja dipenuhi seiring perjalanan waktu. Artinya, tidak harus tahun ini harus membina minimal lima SMK lain. "Kita optimis sekolah kita lolos seleksi menjadi sekolah rujukan," katanya lagi.
Untuk poin prodi, lanjut Meriati, sekolahnya saat ini memiliki lima prodi dan tujuh kompetensi keahlian. Lima prodi itu meliputi, Kepariwisataan, Tata Boga, Tata Busana, Tata Kecantikan dan Teknologi Informasi.
Meriati menambahkan, jika SMKN 3 Pekanbaru terpilih menjadi sekolah rujuan, maka pengembangan sekolah ini lebih meningkat.
"Di sini, bukan sekolah induk saja yang dapat berkembang namun juga sekolah binaannya juga turut berkembang. Karena melalui program ini, Kemendibud akan memberikan bantuan pengembangan sekolah," ucapnya.
(rdk/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
DPRD Pekanbaru Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi
-
Hukrim
Kinerja Tim Saber Pungli Pekanbaru Dipertanyakan
-
Kesehatan
Walikota Pekanbaru Bantah Pemberitaan Pejabat Pemko Keracunan Makanan
-
Kesehatan
Dinas Kesehatan Riau Siagakan Tim Medis 24 Jam Selama Lebaran
-
Ekbis
Dishub Pekanbaru Kembali Amankan Duaa Taksi Uber
-
Sosial
Gubri Minta Wako Pekanbaru dan Bupati Kampar Perbaiki Layanan Publik

