SMPN 14 Pekanbaru Dukung Penerapan Pramuka

Kamis, 19 Desember 2013 13:53 WIB

PEKANBARU - SMPN 14 Pekanbaru mengakui bahwa ekstrakurikuler pramuka sudah aktif di sekolahnya, sebelum penerapan kurikulum 2013 dilaksanakan. 

Pihaknya menilai kalau gerakan pramuka dapat membangun kemandirian siswa, sejalan dengan sasaran yang ingin dicapai dari kurikulum 2013 yang merupakan program pemerintah pusat.

"Prinsipnya, kita akan mendukung setiap program yang diterapkan pemerintah, termasuk penerapan kurikulum 2013 yang mewajibkan ekskul pramuka kepada para siswa. Karena hal itu, tentunya sudah menjadi pertimbangan pemerintah dalam mengembangkan pendidikan, khususnya dalam pembentukan karakter siswa," ujar Wakil Kepala SMPN 14 Pekanbaru, Risti Yenti MPd.

Menurutnya, keberadaan ekskul pramuka berperan penting dalam pencapaian akhir dari kurikulum 2013. Artinya, sasaran akhir dari kurikulum 2013 berlandaskan karakter, sesuai dengan hasil akhir dari kegiatan pramuka. "Atas persamaan sasaran itu, maka kurikulum 2013 dan gerakan pramuka harus satu jalan," paparnya.

Risti menambahkan, banyak nilai-nilai yang dapat diambil siswa  dalam gerakan pramuka, seperti kemandirian, religius dan lainnya. Ia menambahkan, bentuk dukungan pihak sekolah dalam ekskul tersebut, dengan dipenuhinya tenaga pengajar yang benar-benar paham tentang pramuka. 

Karena untuk ekskul pramuka ini diperlukan guru atau instruktur yang benar-benar paham. "Di sekolah kita sendiri ada satu guru pembina pramuka yang juga aktif di Kwarcab. Untuk latihan biasa dilaksanakan setiap Minggu," tuturnya.

Risti berharap dengan wajibnya gerakan pramuka ini dapat benar-benar memberikan manfaat kepada para siswa. Baik itu manfaat bagi diri siswa itu sendiri maupun bagi masyarakat luas. "Kita harapkan anak-anak menjadi siswa yang mandiri, yang mempunyai karakter yang baik," pungkasnya.***(mus/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pendidikan
Komentar