SMPN 2 Dumai Lancar Laksanakan UN Online

Senin, 04 Mei 2015 15:40 WIB
DUMAI- Hari pertama diadakannya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) berbasis online menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Dumai berlangsung lancar. Sekitar 237 siswa kelas IX mengikuti UN dengan empat ruangan yang telah disediakan oleh pihak sekolah.

Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Dumai Rosmawati, menyebutkan bahwa para siswa yang mengikuti UN sistem Online dibagi menjadi tiga sesi, setiap lokal yang disediakan hanya berisikikan 20 siswa. 

Sesi pertama dimulai pada pukul 7.30 WIB hingga 9.30 WIB, dilanjutkan pada sesi kedua yang dimulai sejak pukul 10.30 WIB hingga 11.30 WIB, dan diakhiri oleh sesi ketiga dimulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. 

"Seluruh siswa akan menjalani ujian selama empat hari, dengan  empat mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Metematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)," katanya, Senin (4/5/15).

Pelaksanaan Ujian sistem Online yang diikuti sebanyak 237 siswa yang ada di SMPN2, menurut Ros, seluruh siswa telah siap mengikuti UN berbasis Online sebagai sekolah satu-satunya ditingkat SMP yang menngunakan sistem CBT.

Sebab, sebelumnya para siswa telah diberikan pembekalan seperti Try Out bersama sekolah lain, Bimbel dan Try Out yang diadakan pihak sekolah sendiri. Bahkan pembekalan itu juga menggunakan sistem online. Sehingga anak-anak tidak canggung untuk melaksanakan ujian menggunakan sistem Online.

"Alhamdulilah, anak-anak telah siap dan tak canggung lagi dalam melaksanakan Ujian Nasional berbasisi sistem online ini," ungkapnya.

Selain daripada itu, mengantisipasi adanya pemadaman listrik mendadak, pihak sekolah telah mempersiapkan alat berupa Uninterruptible Power Supply (UPS) dan juga genset, sehingga pelaksanaan UN sistem Online dapat berjalan dengan lancar.

"Kita telah mengantisipasi adanya gangguan secara mendadak. Bahkan jaringan pelaksanaan UN sistem Online di SMPN2 juga berjalan lancar dan mudah-mudahan dapat berjalan dengan lancar hingga akhir pelaksanaan ujian berlangsung," tutupnya.

Pantauan dilapangan, banyak siswa pelaksana UN berbasis online yang merasa sangat dimudahkan, pasalnya banyak diantara mereka menilai bahwa jika menggunakan sistem CBT, 2 jam waktu yang diberikan untuk menjawab soal adalah murni digunakan untuk menjawab dan menyelesaikan soal yang diberi.

Sementara menurut mereka, jika menggunakan sistem manual seperti sebelum-sebelumnya, waktu pengerjaan yang diberikan hanya 2 jam harus terbagi menjadi waku untuk penyelesaian soal dan melingkari serta menghitamkan lembar jawaban.

(adi/via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar