Dukung Program Pendidikan

Universitas Riau Teken MoU dengan Walikota Dumai

Minggu, 22 Februari 2015 18:07 WIB
DUMAI - Dalam rangka meningkatkan dan melebarkan sayapnya di dunia pendidikan, Universitas Riau (UR) melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Walikota Dumai Khairul Anwar. 

Selain melaksanakan penekenan MoU itu, dibuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) UNRI tahun 2016 yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Sri Bunga Tanjung Dumai, Sabtu (21/2/15) kemarin. 

Adapun tujuan diadakan MoU tersebut adalah untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan diantara kedua belah pihak. Selain itu, tentunya juga untuk meningkatkan peran dan pengabdian Universitas Riau dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

Melalui Asisten II Pemko Dumai Syamsuddin, menjelaskan sebagaimana dimaklumi tingkat pendidikan di suatu daerah harus berbanding lurus dengan kemajuan daerah di segala bidang. Sebab, pendidikan juga dapat digunakan dalam menarik indikator derajat kesejahteraan masyarakat. 

Untuk itu, dikatakannya, Pemerintah Kota Dumai akan tetap berkomitmen dan menunjukkan keberpihakannya untuk memperbaiki kualitas pendidikan tersebut melalui kebijakan alokasi anggaran yang akan diperuntukkan bagi bidang pendidikan.

"Hal ini tentunya sejalan dengan apa yang telah diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional," kata Asisten II Pemko Dumai H.Syamsuddin yang mengutip sambutan Walikota Dumai H.Khairul Anwar,SH. 

Dalam menyikapi hal demikian, Pemerintah Kota Dumai bersama dengan UNRI bersepakat untuk mengadakan Nota Kesepahaman yang nantinya akan meliputi kegiatan penelitian dan pengkajian dibidang pendidikan. 

Kemudian ada penyusunan naskah akademik dan Rancangan Perda, pengkajian Teknologi Tepat Guna yang sesuai dengan keunikan Kota Dumai, perencanaan dan pengembangan potensi SDA serta lain-lainnya dilingkup kegiatan yang tertuang dalam MoU itu sendiri. 

"Untuk itulah, saya selaku yang mewakili Pemerintahan Kota Dumai dan Walikota Dumai, saya sangat berharap mudah-mudahan MoU yang ditandatangani ini dapat memacu pembangunan Kota Dumai disegala bidang khususnya pendidikan," katanya. 

Dalam kesempatan itu diadakan Musyawarah Rencaran Pembangunan (Musrenbang) UNRI tahun 2016, yang memegang peran yang strategis dalam pembangunan nasional maupun daerah, khususnya dalam pembangunan dibidang pendidikan. 

Musrenbang merupakan forum yang sangat penting untuk menampung aspirasi seluruh jajaran Universitas Riau dalam perencanaan dan pengembangan kampus kedepannya. 

Sebagaimana layaknya daerah era Otonomi dan erah Reformasi sekarang, Perencanaan dan Pengembangan Perguruan Tinggi merupakan proses yang dimulai dari bawah hingga ke atas, dan proses tersebut sudah tidak lagi sentralistis namum dimulai dari bawah yang dikenal dengan istilah Bottom Up. 

"Acara ini sangat penting, karena didalam forum ini kita bersama-sama akan merumuskan arah serta kebijakan dan corak pengembangan Universitas Riau kedepannya. Arah dan kebijakan tersebut akan menjadi dasar bagi penyusunan anggaran tahunan dan sebagainya, yang berisikan program dan kegiatan demi kemajuan Perguruan Tinggi terkemuka di Provinsi Riau ini," ujarnya. 

Dalam kaitannya dengan Musrenbang UNRI diharapkan perlunya partisipasi semua pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam rangka untuk mendapatkan aspirasi dan menciptaka rasa memiliki sehingga perencanaan yang disusun merupakan perwujudan dari kebutuhan seluruh pihak-pihak terkait terutama mengenai pelayanan dibidang Pendidikan Perguruan Tinggi. 

"Di Kota Dumai sendiri, kita telah memiliki tujuh Universitas Swasta, namun tak satupun ada yang dikelola oleh Pemko Dumai, padahal di Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Riau sudah ada perguruan tinggi yang langsung dikelola Pemerintah setempat," jelasnya. 

Sementara Rektor UNRI Prof.Dr.Ir.Aras Mulyadi BA menjelaskan, penandatanganan MoU antara Pemko Dumai dan UNRI dilakukan dalam upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). 

Gedung Universitas Riau yang ada di Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat tersebut diharapkan agar dapat segera direhabilitasi. Gedung yang berdiri diatas lahan 50 Ha tersebut tentu sangat membutuhkan uluran tangan Pemko Dumai untuk dapat merenovasi bangunan yang sudah semakin memprihatinkan tersebut. 

"Mengingat Dumai merupakan Kota Industri, maka SDM dibidang industri dan farmasi tentu sangat dibutuhkan. Namun hal yang paling utama dibutuhkan adalah dalam bentuk dukungan materi guna merehabilitasi dan merenovasi gedung yang memang sudah sangat memerlukan perbaikan dimana-mana," pinta Asnar Mulyadi. 

Sebagai data tambahan, Gedung UNRI Kota Dumai yang terletak di Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat tersebut memang sudah sangat tak terawat dan memerlukan perbaikan dimana-mana. 

Selain sudah lama tak terawat, bangunan tersebut juga sudah lama kosong atau tak ada yang menghuninya apalagi mempergunakannya. Untuk itu demi kelancarannya, perbaikan bangunan fisik adalah hal utama yang harus diselesakan pihak UNRI bersama Pemko Dumai.

(adv/hum/via)
 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pendidikan
Komentar