• Home
  • Pendidikan
  • Walah, Guru Honor Madrasah Belum Kunjung Terima Gaji di Bengkalis

Walah, Guru Honor Madrasah Belum Kunjung Terima Gaji di Bengkalis

Minggu, 01 Desember 2013 13:53 WIB

BENGKALIS - Ribuan guru honor madrasah di Kabupaten Bengkalis masih belum menerima honor terhitung Juli hingga Desember. Proses pencairan yang terlalu kaku di Bagian Sekretariat Daerah ditengarai menjadi biang keladi keterlambatan tersebut.

Nasib miris yang dialami para guru honor madrasah tersebut bukan barang baru. Bisa dikatakan setiap tahun kondisi ini selalu terulang. Anehnya, tidak ada solusi yang mumpuni dari Pemkab Bengkalis untuk mengatasi persoalan tersebut. 

Ketika mereka dituntut untuk meningkatkah kualitas pembelajaran, justru mereka dihadapkan pada kondisi mengajar dengan dapur tidak berasap.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah H Burhanuddin sudah menyampaikan bahwa berkas pencairan dana hibah yang diajukan oleh Kemenag Bengkalis ke Sekretariat Daerah sudah ditandatangani oleh Kepala Kemenag Bengkalis H Jumari, dengan menemui Kakamenag langsung di Jakarta. Kakamenag sendiri pada saat itu sedang mengikuti pendidikan.

Namun, sudah sepekan berlalu pada guru honor masih juga belum merasakan hasil jerih payah mereka. Ketua Persatuan Guru Madrasah Kabupaten Bengkalis Ridwan Ahmad SAg, Sabtu (30/11/2013) mengatakan, saat ini guru-guru madrasah yang berstatus guru honor sangat mengharapkan agar honor mereka segera dicairkan/dibayarkan.

"Kalau bisa dikatakan, hampir sebagian besar guru honor madrasah kita saat ini dalam kondisi yang sangat memperihatinkan. Mereka benar-benar menjerit dan berharap agar honor segera dibayarkan, mengingat sampai detik ini honor yang belum diterima memasuki enam bulan lamanya," ujar Ridwan yang juga salah seorang kepala madrasah di Bengkalis ini.

Dikatakan, selaku pihak yang dipercaya oleh para guru honor madrasah di sejumlah kecamatan dalam memperjuangkan nasib guru-guru honor di Bengkalis ini, pihaknya sendiri mengaku sejak beberapa pekan ini mendapatkan banyak SMS dan telepon dari guru-guru yang tersebar hampir di semua kecamatan. Yang intinya adalah mempertanyakan keseriusan pihak Kemenag dan Pemkab Bengkalis dalam memperhatikan nasib guru honor madrasah.

"Teman-teman guru madrasah sudah banyak mempertanyakan hal ini. Bahkan diantara mereka ada yang berencana untuk bersama-sama turun ke jalan dan menggelar aksi mengumpulkan koin jika ternyata dalam waktu dekat ini honor tak ada kabar kapan dicairkan," ungkap Ridwan sembari mengatakan jika pihaknya sejauh ini sudah melakukan komunikasi dan upaya-upaya kepada pihak-pihak terkait agar pembayaran honor guru madrasah ini segera direalisasikan.

Selain honor guru madrasah yang tak kunjung diterima, melalui dana hibah Pemkab Bengkalis ke Kemenag Bengkalis untuk tahun anggaran 2013 ini, juga dialokasikan anggaran untuk operasional madrasah dan lain sebagainya. 

Pihaknya berharap agar baik Kemenag Bengkalis maupun Pemkab Bengkalis, dalam hal ini Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, dapat bersama dan beritikad baik dalam menyegerakan proses ini, mengingat sebentar lagi akan segera berakhirnya tahun anggaran 2013.***(die/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pendidikan
Komentar