- Home
- Pendidikan
- Walikota Dumai Kumpulkan Kepsek dan Guru Bahas Pendidikan
Walikota Dumai Kumpulkan Kepsek dan Guru Bahas Pendidikan
Rabu, 18 Januari 2017 19:46 WIB
DUMAI - Walikota Dumai Zulkifli As mengelar ramah tamah dengan para guru dan kepala sekolah se-Kota Dumai. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan di Gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung, Jalan Putri Tujuh Dumai Timur, Rabu (18/1/17).
Walikota Dumai Zul As dalam sambutan mengatakan bahwa dalam penyelenggaraan pemerintahan khususnya dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, pemerintah telah menetapkan visi, yang kemudian diterjemahkan dalam misi di bidang pendidikan dan kebudayaan.
Dimana dalam visi dan misi itu adalah "Meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM yang berdaya saing", dan "Mewujudkan pembangunan masyarakat yang seimbang secara lahir bathin dan agamis serta berbasis budaya melayu".
Dalam mewujudkan misi tersebut, lanjut Zul As, sangat dipengaruhi oleh ketersedian dan pemanfaatan sarana dan prasarana sebagai faktor material, namun dibalik itu semua, ada faktor-faktor yang bersifat immateri berperan besar dalam mewujudkannya.
"Disinilah peran kepala sekolah dan guru serta semua jajarannya di suatu sekolah. Tidak pula kita nafikan peran dan keterlibatan masyarakat pemerhati pendidikan, maupun masyarakat secara umum," kata Zulkifli AS.
Menurutnya, perhatian masyarakat pada saat ini juga sangat besar terhadap pendidikan terutama menyangkut fenomena dunia global saaat ini, dimana akses siswa terhadap internet sudah sampai pada tahap memprihatinkan.
"Ini ditandai dengan contoh digemarinya game online oleh anak-anak didik kita. Padahal kemajuan teknologi apapun namanya, adalah pisau bermata dua, kita perlu hati-hati memanfaatkannya," paparnya.
Dalam usaha mendorong pembangunan dan pembaharuan di bidang Pendidikan, Wako menekankan kepala sekolah sebagai unsur pimpinan sekolah harus mampu memainkan peranannya sebagai inisiator, motivator, dinamisator dan stabilisator.
Selaku inisiator artinya, harus selalu mempunyai prakarsa, patisipatif, inisiatif dalam usaha pembaharuan di bidang pendidikan. Sebagai inivator, harus mampu mendorong dan menggerakkan peran sertanya dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal.
"Sebagai dinamisator harus mampu menggerakkan dan mempercepat proses transfer ilmu untuk mengimbangi kemajuan tehnologi yang demikian pesatnya," katanya.
Disamping itu sebagai katalisator pembangunan, kepala sekolah sebagai kepala unit kerja harus mampu menyatukan potensi-potensi yang ada untuk mempertemukan dan menyelaraskan kebijaksanaan pemerintah dan aspirasi masyarakat dalam pembangunan.
"Sebagai stabilisator, dituntut untuk mampu menciptakan suasana yang tenang dan stabil yang merupakan prasyarat bagi lancarnya penyelenggaraan proses belajar mengajar di sekolah," jelasnya.
Sebagaimana sering dikatakannya, bahwa kepala sekolah merupakan pimpinan dari pos terdepan dari guru-guru yang langsung berhubungan dengan anak didik sebagai ujung tombak dalam penyelenggaraan pendidikan.
Sebagai pendidik, kata Zul As, kepala sekolah pun harus mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kebijaksanaan pemerintah, agar mereka mengerti dan menyadari untuk selanjutnya memberi dukungan positif.
Disamping itu pula kepala sekolah harus senantiasa melatih dirinya agar memiliki kecakapan dalam mengoperasikan tugas-tugasnya, dan yang paling penting kepala sekolah juga dituntut untuk memiliki keseimbangan emosi, sabar dan mampu mengendalikan dirinya.
"Jangan ada kekerasan dan tanpa adanya keseimbangan emosi sulit bagi seorang Kepala sekolah untuk berperan sebagai tokoh yang menjadi panutan guru, jajaran disekolah, anak didik, maupun masyarakat secara umum," jelasnya.
Membicarakan masalah pendidikan sebenarnya membicarakan hal yang sangat kompleks namun bukan berarti tidak dapat dicari jalan keluar atas kompleksitas persoalan yang berkembang maupun kompleksitas dalam pengelolaannya.
"Upaya peningkatan mutu pendidikan bukan hanya merupakan persoalan yang bertumpu pada lulusan berdaya saing di era global saja akan tetapi bagaimana tenaga pendidik/guru juga harus dipersiapkan," katanya.
"Kita perlu merancang, menginovasi, mengubah suai manajemen pembelajaran yang baik di kelas-kelas sekolah kita dengan pengawasan yang optimal pula dari para pengawas satuan pendidikan kita," katanya menambahkan.
"Dan jika kita sungguh-sungguh menggarap dan menggerakkan potensi yang kita miliki Insyaallah seberat apapun persoalan yang kita hadapi hampir dapat dipastikan kita dapat mengatasinya,"katanya.
Wako mengajak Kepala Dinas Pendidikan dan jajarannya dapat terus melakukan inovasi dan kreasi baik itu yang dihasilkan dari pengamatan terhadap kondisi yang ada, maupun dengan mencontoh keberhasilan daerah lain untuk diterapkan di daerah ini.
"Tapi harus dengan modifikasi dan penyesuaian dengan kondisi anggaran yang mungkin dapat dirancang, karena sektor pendidikan merupakan urusan wajib pemerintah, barangkali inspirasi Total Quality Management (TQM) atau Manajemen mutu terpadu," urainya.
(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Nasional
70 Kontingen Dumai Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi di Malang
-
Sosial
50 Bidan PTT Dumai Terima SK CPNS Tahun 2017
-
Sosial
Momentum HKN 2017, Seluruh ASN Pemko Dumai Diminta Kerja Profesional
-
Kesehatan
Wawako Dumai Imbau Masyarakat Dukung Program 2 Anak Cukup
-
Ekbis
Walikota Dumai Kumpulkan Pimpinan Perusahaan Industri Sungai Sembilan
-
Sosial
Pemko Dumai Tetapkan Tarif Air Minum

