AMAN Menang, DPP Puji Kinerja Kader Golkar Riau
Jumat, 29 November 2013 14:25 WIB
JAKARTA - Kemenangan pasangan cagub dan cawagub dari Partai Golongan Karya Annas Maamun-Arsyadjuliandi Rachman dalam Pilgubri putaran II Rabu, 27 November kemarin bukan secara instan. Namun, semua itu tak lepas dari proses pembinaan kader dan organisasi sejak lama.
Hal ini diungkapkan Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Musfihin Dahlan menyikapi kemenangan pasangan calon yang diusung partai berlambang Beringin ini. Menurutnya, kemenangan pasangan Anas Maamun-Arsyadjuliandi Rachman dalam putaran II pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tidak terjadi secara instan.
"Meski baru penghitungan sementara, tingginya suara bagi pasangan yang disebut AMAN itu tak tak terlepas proses pembinaan kader dan organisasi sejak lama," kata Musfihin Dahlan di Jakarta, Kamis (28/11/13).
Maka dari itu, sebutnya sudah selayaknya diberikan apresiasi tinggi bagi jajaran pengurus partai Golkar di Riau yang telah membuktikan bahwa Riau masih menjadi basis Partai Golkar, yang sudah mengakar sejak jauh-jauh hari.
"Kemenangan pasangan AMAN tidak diraih secara instan. Kemenangan ini juga tidak bisa dilepaskan dari peran tokoh senior Golkar di Riau yang telah menanamkan rasa setiakawan atau korps kekaderan partai," serunya.
Musfihin Dahlan menegaskan, peranan para tokoh-tokoh lama Golkar tersebut mengakibatkan mesin partai berjalan secara optimal, meskipun menghadapi Herman Abdullah, yang juga merupakan kader Golkar senior di Riau. Keberhasilan tersebut lanjutnya, juga menunjukkan Partai Golkar menghargai struktur organisasi karena reputasinya telah teruji secara konsisten.
"DPP menghargai atas kinerja kader, pengurus dan para tokoh senior yang masih konsisten dalam berorganisasi. Kendati ada kader di luar dan juga tokoh, tapi yang diutamakan struktur organisasi. Ini bukti berjalannya mesin partai. Di situlah kunci kemenangan pasangan AMAN," ungkapnya.***(jor)
Hal ini diungkapkan Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Musfihin Dahlan menyikapi kemenangan pasangan calon yang diusung partai berlambang Beringin ini. Menurutnya, kemenangan pasangan Anas Maamun-Arsyadjuliandi Rachman dalam putaran II pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tidak terjadi secara instan.
"Meski baru penghitungan sementara, tingginya suara bagi pasangan yang disebut AMAN itu tak tak terlepas proses pembinaan kader dan organisasi sejak lama," kata Musfihin Dahlan di Jakarta, Kamis (28/11/13).
Maka dari itu, sebutnya sudah selayaknya diberikan apresiasi tinggi bagi jajaran pengurus partai Golkar di Riau yang telah membuktikan bahwa Riau masih menjadi basis Partai Golkar, yang sudah mengakar sejak jauh-jauh hari.
"Kemenangan pasangan AMAN tidak diraih secara instan. Kemenangan ini juga tidak bisa dilepaskan dari peran tokoh senior Golkar di Riau yang telah menanamkan rasa setiakawan atau korps kekaderan partai," serunya.
Musfihin Dahlan menegaskan, peranan para tokoh-tokoh lama Golkar tersebut mengakibatkan mesin partai berjalan secara optimal, meskipun menghadapi Herman Abdullah, yang juga merupakan kader Golkar senior di Riau. Keberhasilan tersebut lanjutnya, juga menunjukkan Partai Golkar menghargai struktur organisasi karena reputasinya telah teruji secara konsisten.
"DPP menghargai atas kinerja kader, pengurus dan para tokoh senior yang masih konsisten dalam berorganisasi. Kendati ada kader di luar dan juga tokoh, tapi yang diutamakan struktur organisasi. Ini bukti berjalannya mesin partai. Di situlah kunci kemenangan pasangan AMAN," ungkapnya.***(jor)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

