• Home
  • Politik
  • BEM se-Riau Komit Awasi Indikasi Kecurangan Pemilu 2014

BEM se-Riau Komit Awasi Indikasi Kecurangan Pemilu 2014

Sabtu, 12 April 2014 12:46 WIB

PEKANBARU - Pesta demokrasi Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 yang baru saja dilangsungkan pada 9 April 2014 lalu banyak memberikan catatan positif dan negatif bagi masyarakat luas. Ada indikasi kecurangan-kecurangan yang terjadi sepanjang Pileg berlangsung.

Koordinator Pusat BEM se-Riau, Yusroni Tarigan dalam rilisnya menyebutkan, banyak proses negatif yang berlangsung selama berjalannya Pileg di beberapa daerah. Salah satunya jelas mengenai penggelembungan suara atau sebaliknya.

"Itu hampir terjadi di semua tingkatan, mulai dari tingkat DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPR RI dan DPD RI. Mahasiswa akan terus memantau dan mengawal hasil Pileg ini," tegasnya.

Kecurangan yang terjadi, menurut Yusrono bermula dengan kekuasaan yang dimiliki suatu individu atau lembaga dalam mengintervensi proses dan hasil Pileg itu sendiri. Namun kenapa penguasa-penguasa tersebut ikut mengintervensi?

Alasannya sudah jelas, setidaknya bisa menyelematkan mereka dari permasalahan-permasalahan hukum yang di depan mata. Kemudian hal lainnya jelas upaya pembagian-pembagian yang akan merugikan negara.

"Contoh di beberapa kabupaten di Riau, penguasa atau pimpinan diduga mengintervensi jalannya proses Pileg, dengan jalan penekanan tegas kepada tingkat bawahan hingga yang paling kecil," papar Yusroni.

"Mahasiswa se-Riau siap mengawal hasil Pileg ini, mulai dari kecurangan-kecurangan kecil hingga pengaturan atau manipulasi total suara," tegasnya mengulangi.

Langkah preventif ini diambil untuk mengantisipasi atau meminimalisir terjadinya kecurangan dengan skop besar terhadap total suara. "Kita tidak mau ada manipulasi-manipulasi suara," tandasnya.***(rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar