• Home
  • Politik
  • Bahas APBD 2014, Mendagri Panggil Gubri dan Ketua DPRD Riau

Bahas APBD 2014, Mendagri Panggil Gubri dan Ketua DPRD Riau

Senin, 17 Maret 2014 14:42 WIB

JAKARTA - Mendagri akan memanggil Gubri dan Ketua DPRD Riau ke Jakarta membahas polemik APBD 2014. Mendagri memberikan sinyal pembubaran STOK baru dan kembali ke SOTK lama.

Senin depan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi panggil Gubernur Riau dan Ketua DPRD Djohar Firdaus untuk membahas APBD Riau yang saat ini masih belum dijalankan dengan maksimal. 

Diharapkan dari pertemuan itu nantinya, persoalan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru yang selama ini dianggap menjadi penyebab utama, dapat diselesaikan. 

"Nanti (Senin depan) ke Jakarta bersama gubernur dan Ketua DPRD bertemu, membahas mencari solusi permanen sampai nanti pada APBD Perubahan," kata Mendagri, Senin (17/3/14). 

Pada pertemuan itu, nantinya akan dibahas dengan tuntas alternatif dan solusi mana yang dirasakan aman untuk di jalankan. Prinsipnya, menurut Mendagri anggaran tetap harus digunakan, untuk kepentingan pemerintahan dan pelayanan publik. 

Menyinggung keinginan DPRD Riau yang meminta ditangguhkan SOTK baru dan kembali ke SOTK lama agar anggaran bisa dilaksanakan, menurut Mendagri itu juga satu solusi. 

BPKP Perwakilan Riau juga menyarankan yang sama, agar nantinya tak ada temuan, karena perbedaan nomenklatur dan peruntukannya.
Namun begitu, Mendagri menilai sikap yang dilakukan tersebut sebagai bentuk kehati-hatian. 

"Kalau BPKP sudah ada sarannya, gubernur dan Ketua DPRD hati-hati sekali. Tapi bila solusi itu dirasa tidak aman, maka kita cari solusi lain," ungkap Mendagri. 

Namun begitu, langkah yang sudah dilakukan Pemprov saat ini sebanarnya sebenarnya sudah ada solusi. Tidak perlu ada kekhawatiran untuk menggunakan anggaran, dengan catatan nanti diperubahan diperbaiki, khususnya SOTK baru.

"Sebenarnya sudah ada solusi, anggaran saat ini silahkan digunakan dulu, dengan sarat surati (diberitahu) ke DPRD dulu. Di Perubahan baru diperbaiki," papar Mendagri lagi. ***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar