• Home
  • Politik
  • Balon Wagubri Hardianto Sambut Kedatangan PPDP untuk Coklit

Jelang Pilgubri 2018

Balon Wagubri Hardianto Sambut Kedatangan PPDP untuk Coklit

Willi Hidayat Sabtu, 20 Januari 2018 20:53 WIB
Kunjungan KPU Riau dan KPU Pekanbaru, saat mendampingi PPDP melakukan coklit dihari pertama ke rumah bakal calon wakil gubernur Riau, Hardianto, bakal calon wakil gubernur Riau, Rusli Effendi, dan bakal calon gubernur Riau, Firdaus di kediaman masingu, Sa
PEKANBARU - Bakal Calon Wakil Gubernur Riau, Hardianto menyambut kedatangan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), di kediamannya, Jalan Melati, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih, yang dimulai serentak pada Sabtu (20/1) ini se-Indonesia.

Sama seperti pencoklitan bakal calon gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman sebelumnya, Hardianto juga diperlakukan sama, yakni didahului dengan berbalas pantun.

Selanjutnya, sejumlah Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang didampingi langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau dan komisioner KPU Pekanbaru, Abdul Razak Jer, serta pihak Bawaslu Provinsi Riau, kemudian melakukan pencocokan data berdasarkan Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4), dengan KTP dan KK Hardianto.

"Dari kemaren saya dikonfirmasi, saya pikir coklat, mau didatangi untuk coklat, saya berpikir sejak kemaren, coklat maksudnya apa ya. Nggak taunya coklit," goyon Hardianto, diiringi gelak tawa para petugas PPDP dan tamu lainnya.

Ada pun yang terdata di rumah Hardianto adalah 4 orang, di antaranya adalah ia sendiri, istrinya, dan dua anaknya. "Kita berharap semua masyarakat Riau bisa memastikan diri terdaftar sebagai pemilih, dan terdata saat pencoklitan, yang dimulai hari ini, hingga 18 Februari 2018 mendatang," tuturnya.

Selanjutnya perjalanan dilanjutkan pihak KPU ke rumah Bakal Calon Wakil Gubernur Riau, Rusli Effendi. Di sana terdapat 4 pemilih, Rusli dan istri, serta dua orang anaknya, yakni di Kompleks Pemprov Riau, Jalan Cemara Kipas.

Demikian juga ke rumah Firdaus, yang juga terdapat 4 pemilih, Firdaus dan istri, serta dua anaknya di Jalan Ahmad Yani. Selain itu, rombongan juga datang ke rumah mantan gubernur Riau, Saleh Djasit, sebagai tokoh Riau. Sebelumnya juga sempat ke panti asuhan di kawasan Simpang Tiga.

Sementara itu, Komisioner KPU Pekanbaru, Abdul Razak Jer mengatakan, jika pemilih tidak terdaftar di DP4, namun pemilih tersebut memiliki KK dan KTP setempat, maka pihak PPDP akan memasukkan data pemilih tersebut dalam data pemilih baru atau pemilih tambahan, yang formulir data tersebut dinamai dengan form AA.

"Nanti selanjutnya kita masukkan dalam rekap daftar Pemilu, kemudian divalidasi, dijadikan Daftar Pemilih Sementara (DPS), kemudian baru daftar Pemilih Tetap (DPT)," ujarnya.

Ada pun jumlah PPDP di Provinsi Riau adalah sama jumlahnya dengan TPS, yakni 12.246, yang tersebar di seluruh 12 kabupaten/kota di Riau. Sedangkan jumlah DP4 adalah berdasarkan DPT Pemilihan terakhir, untuk Riau secara keseluruhan yakni berjumlah 3,9 juta pemilih.

Dikutip dari Tribun Pekanbaru, Ketua KPU Riau, Nurhamin mengatakan, masing-masing komisioner KPU provinsi diwajibkan melakukan pencoklitan minimal 5 orang, yang dititikberatkan kepada tokoh-tokoh di wilayah setempat.

Selain Nurhamin di Pekanbaru, komisioner KPU Riau lainnya dan juga staf di KPU Riau, juga turun ke daerah, bersama PPDP setempat, karena hal tersebut merupakan arahan dari KPU RI, untuk program Gerakan Coklit Serentak pada hari pertama pencoklitan.

"Melalui pencoklitan ini, kami juga memastikan bahwa seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih, mendapatkan haknya sebagai pemilih, dan ikutbserta dalam pemilihan di bulan Juni 2018 nantinya," tuturnya.

(wil/rdk)
Tags HardiantoKPUPartai GerindraPilgubriPilkada
Komentar