Baru 46 Persen Serapan APBD 2014 Dumai

Senin, 08 September 2014 16:56 WIB

DUMAI - Sekretaris Kota Dumai Said Mustafa, mengungkapkan hingga bulan September 2014, penyerapan anggaran dari berbagai satuan kerja baru mencapai sekitar 46 persen atau sekitar Rp600 miliar. 

Hal ini dijelaskannya, Senin (8/9/14) di Balai Sri Bungatanjung Jalan Putri Tujuh usai penandatanganan fakta integritas. "Baru sekitar Rp600 miliar penyerapan anggaran dari nilai APBD TA 2014 mencapai Rp1,3 triliun," katanya. 

Namun demikian, dia optimis penyerapan mencapai angka 100 persen dapat terealisasi. Said Mustafa, juga mengimbau kepada seluruh satker untuk bekerja keras merealisasikan program yang telah dianggarkan pada APBD 2014.

Katanya, masih kecilnya penyerapan anggaran tersebut dikarenakan jadwal pengesahan APBD TA 2014 yang lambat serta baru selesainya proses pelelangan di Dinas Pekerjaan Umum.  

"Alhamdulilllah saat ini berbagai proyek fisik dilingkungan Dinas PU sudah ada dikerjakan bahkan ada beberapa pekerjaan telah selesai. Ini, akan menyakinkan bahwasannya penyerapan anggaran akan lebih optimal sebagaimana yang diharapkan," ujarnya.

Kata Sekko, menekankan agar seluruh SKPD dapat meningkatkan kinerja sehingga APBD Kota Dumai 2014 dapat dilaksanakan dengan baik. 

Bahwa APBD Kota Dumai yang telah disahkan beberapa bulan lalu telah berjalan hingga kini, seharusnya SKPD sudah dapat merealisasikan anggaran minimal secara optimal.

Dia juga menyampaikan agar seluruh SKPD dapat bekerjasama dalam sistem pemerintahan sehingga dana APBD maupun APBN yang diterima Kota Dumai dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pembangunan dan memberikan pelayanan masyarakat.

APBD-P Proses Verifikasi

Terkait APBD-Perubahan tahun 2014 yang telah disahkan beberapa pekan lalu, Setda menambahkan saat ini telah memasuki tahap verifikasi di gubernur. 

"Mudah-mudahan di bulan September ini dananya dapat dipergunakan sehingga berbagai program pemerintah dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan dan masyarakat dapat menikmati pembangunan," harapnya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar