DPP Nilai Achmad Masih Layak Pimpin PD Riau
Selasa, 29 Oktober 2013 13:47 WIB
JAKARTA - Walaupun Partai Demokrat mengalami kegagalan total dalam Pemilihan gubernur Riau (Pilgubri) September kemarin, tapi tak serta merta membuat langkah DPP Partai Demokrat untuk melakukan pergantian posisi Achmad selaku Pelaksana tugas (Plt) Partai Demokrat Riau yang juga merupakan calon gubernur Riau dari Partai Demokrat.
Sebab, berdasarkan pertimbangan, bawah DPP Partai Demokrat menilai kekalahan Achmad di Pilgubri bukan semata-mata karena mesin partai tidak berjalan secara optimal. Akan tetapi, Achmad terlalu mengandalkan tim suksesnya yang kurang maksimal.
Hal ini disampaikan Tim Pemenangan Partai Demokrat Wilayah Sumatra yang juga salah satu pengurus DPP PD Sutan Sukarnotomo di Jakarta, Senin (28/10/13). Katanya, Achmad masih layak dipertahankan menjadi Plt DPD Partai Demokrat Riau hingga pelaksanaan Musyawarah daerah (Musda) DPD PD Riau 2015 nanti.
"Kalau nantinya yang menggantikan Achmad juga Plt buat apa, gonta-ganti pasangan kan tak menyelesaikan masalah," kata Sutan Sukarnotomo.
Politisi Partai Demokrat ini juga berdalih, kekalahan Achmad di Pilgubri kemarin bukan karena kebodohan atau kurang cerdasnya Achmad yang berpasangan dengan Masrul Kasmy. Akan tetapi, tambahnya, tersingkirnya Achmad lantaran faktor kurang beruntung dan strategi timnya yang kurang optimal.
"Ditambah lagi, malapetaka awal, saat Achmad menolak bersalaman dengan HR Mambang Mit selaku Wagubri saat pembukaan MTQ di Rohul. Saya rasa ini juga mempengaruhi suara Achmad pada Pilgub kemarin," ungkapnya.
Anggota DPR RI asal Riau ini, tak menyangkal bahwa kekalahan Achmad menimbulkan gejolak kecil di kalangan internal partai. Bahkan sudah terdengar suara-suara dari kader yang meminta adanya Musdalub DPD PD Riau.
Untuk itulah sebutnya, agar hal tersebut tak semakin bergejolak dan membesar perselisihan antar kader PD, Sutan menyarankan agar Achmad melakukan konsolidasi demi terciptanya soliditas anggota PD dan mempertahankan raihan suara pada Pemilu 2014.
"Tidak gampang melaksanakan Musdalub. Karena itu agar tak semakin membesar perbedaan pendapat di internal, sebaiknya Achmad konsolidasi ke seluruh kader PD baik provinsi maupun kabupaten/kota agar lebih solid menyongsong Pemilu 2014," sarannya.***(jor)
Sebab, berdasarkan pertimbangan, bawah DPP Partai Demokrat menilai kekalahan Achmad di Pilgubri bukan semata-mata karena mesin partai tidak berjalan secara optimal. Akan tetapi, Achmad terlalu mengandalkan tim suksesnya yang kurang maksimal.
Hal ini disampaikan Tim Pemenangan Partai Demokrat Wilayah Sumatra yang juga salah satu pengurus DPP PD Sutan Sukarnotomo di Jakarta, Senin (28/10/13). Katanya, Achmad masih layak dipertahankan menjadi Plt DPD Partai Demokrat Riau hingga pelaksanaan Musyawarah daerah (Musda) DPD PD Riau 2015 nanti.
"Kalau nantinya yang menggantikan Achmad juga Plt buat apa, gonta-ganti pasangan kan tak menyelesaikan masalah," kata Sutan Sukarnotomo.
Politisi Partai Demokrat ini juga berdalih, kekalahan Achmad di Pilgubri kemarin bukan karena kebodohan atau kurang cerdasnya Achmad yang berpasangan dengan Masrul Kasmy. Akan tetapi, tambahnya, tersingkirnya Achmad lantaran faktor kurang beruntung dan strategi timnya yang kurang optimal.
"Ditambah lagi, malapetaka awal, saat Achmad menolak bersalaman dengan HR Mambang Mit selaku Wagubri saat pembukaan MTQ di Rohul. Saya rasa ini juga mempengaruhi suara Achmad pada Pilgub kemarin," ungkapnya.
Anggota DPR RI asal Riau ini, tak menyangkal bahwa kekalahan Achmad menimbulkan gejolak kecil di kalangan internal partai. Bahkan sudah terdengar suara-suara dari kader yang meminta adanya Musdalub DPD PD Riau.
Untuk itulah sebutnya, agar hal tersebut tak semakin bergejolak dan membesar perselisihan antar kader PD, Sutan menyarankan agar Achmad melakukan konsolidasi demi terciptanya soliditas anggota PD dan mempertahankan raihan suara pada Pemilu 2014.
"Tidak gampang melaksanakan Musdalub. Karena itu agar tak semakin membesar perbedaan pendapat di internal, sebaiknya Achmad konsolidasi ke seluruh kader PD baik provinsi maupun kabupaten/kota agar lebih solid menyongsong Pemilu 2014," sarannya.***(jor)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

