Desak Pengesahan RTRW, LAM Ancam Himbau Warga Riau Boikot Pilpres
Selasa, 10 Juni 2014 19:14 WIB
PEKANBARU - Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau mengancam bakal menyerukan kepada masyarakat untuk memboikot Pemilihan Presiden (Pilpres), apabila pemerintah tidak juga mengesahkan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Provinsi.
Ancaman itu diungkapkan Dewan Pembina Harian LAM Riau Al Azhar di sela-sela konferensi pers deklarasi Gerakan Rakyat (Gerak) Riau untuk RTRW. Ditegaskannya, ada dua opsi yang akan dituntut oleh Gerak Riau untuk RTRW.
"Pertama mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk memberhentikan Zulkifli Hasan sebagai Menhut dan RTRW Provinsi Riau ditandatangani (disahkan) oleh pejabat yang baru," tukasnya.
Opsi kedua, imbuh Al Azhar, menyerukan masyarakat Riau untuk ikut Pilpres. "Jika RTRW tak ditandatangani, ya, kita masyarakat Riau boikot aja Pemilu Presiden, 9 Juli nanti," katanya.
Di samping itu, untuk mendesak disahkannya RTRW Provinsi Riau, pihaknya akan menggalang kekuatan antar etnis untuk melakukan aksi demonstrasi besar-besaran.
Seperti diketahui peta RTRW yang kini digunakan masih produk tahun 1960. Akibatnya, 80 persen lebih wilayah Provinsi Riau masih merupakan kawasan hutan. Sementara draft perubahan RTRW Provinsi Riau sudah 18 bulan di meja Menhut dan belum juga disahkan.***(son)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

