• Home
  • Politik
  • Dewan Minta KPK dan Presiden Jokowi Beri Contoh

Disuruh Hemat

Dewan Minta KPK dan Presiden Jokowi Beri Contoh

Kamis, 04 Desember 2014 23:40 WIB
PEKANBARU : Agar terhindar dari praktek korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyarankan anggota DPRD Riau dan DPRD Kota Pekanbaru agar mulai menerapkan hidup hemat dan sederhana. 

"‎Anjuran presiden pun agar semua hidup hemat dan sederhana agar efesiensi anggaran bisa berjalan maksimal," kata Adnan Pandu Praja, Wakil Ketua KPK bidang Pencegahan dalam Desiminasi Buku Putih KPK: 5 Perspektif Anti Korupsi KPK bagi anggota DPRD Riau dan DPRD Kota Pekanbaru di Ruang Medium DPRD Riau, Kamis (04/12/14). 

KPK pun meyakini, dengan hidup hemat dan sederhana, maka akan menghindarkan anggota dewan dari kasus korupsi. Karena salah satu penyebab korupsi, bisa dilihat dari gaya kehidupan mewah anggota dewan.‎

Menanggapi hal ini, Asri Auzar, Anggota DPRD Riau merespon positif terhadap apa yang disarankan KPK tersebut.‎ Namun, menjalankan pola hidup hemat dan sederhana tergantung kepada niat masing-masing anggota dewan. 

"Tidak hanya presiden, Nabi Muhammad pun sudah lama menyarankan kita untuk hidup hemat dan sederhana.‎ Hidup dengan keadaan tidak kaya dan miskin, seimbanglah di antara keduanya," ungkap politisi Demokrat ini. 

Sekretaris Komisi D DPRD Riau ini pun berharap, Presiden maupun instansi terkait yang meminta anggota dewan untuk hidup hemat dan sejahtera, ‎benar-benar menerapkan pola itu dalam kehidupannya sehari-harinya. 

"‎KPK dan Jokowi harus memberikan contoh dulu. Kalau dia tidak sederhana, sementara kita disuruh sederhana, maka tidak cocok pengaplikasiannya. Kalau sederhana, ya mesti diperlihaykan ke masyarakat banyak,"‎ tutupnya.

(ary/ary)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar