• Home
  • Politik
  • Dewan Minta Komplek Perkantoran Pemda Pelalawan Dijaga Ketat

Marak Aktivitas Pekat Setiap Malam,

Dewan Minta Komplek Perkantoran Pemda Pelalawan Dijaga Ketat

Selasa, 21 Januari 2014 15:46 WIB

PANGKALANKERINCI - Menyusul kian maraknya aktivitas penyakit masyarakat (pekat) di komplek Perkantoran Pelalawan, Pangkalan Kerinci, oleh pelajar dan muda-mudi, anggota DPRD Pelalawan Nazzarudin Arnazh meminta agar jam malam diberlakukan di komplek tersebut.

"Beberapa objek yang disinyalir menjadi tempat praktik maksiat adalah Perkantoran Bupati Komplek Bhakti Praja, komplek perkantoran DPRD, taman kota depan Kantor Bupati, taman makam pahlawan, Kawasan Islamic Centre dan lokasi-lokasi lainnya," terang Nazzar, Selasa (21/1/14).

Anggota Komisi A yang juga Ketua Fraksi PAN Pelalawan itu menambahkan, aktivitas pekat di kawasan perkantoran itu, sudah amat meresahkan. Apalagi pelakunya adalah para pelajar dan generasi muda.

"Kondisi ini harus disikapi serius. Bayangkan saja puluhan pasangan yang masih pelajar -yang baru-baru ini dirazia- kedapatan membawa alat kontrasepsi dan juga muda-mudi yang kedapatan pesta minuman keras dan membawa narkoba di kawasan-kawasan yang saya sebutkan tadi," paparnya.

Oleh karena itu, sambung Nazzar, sudah sepantasnya, demi mencegah aktivitas pekat yang melibatkan pelajar dan muda-mudi ini diberlakukan jam malam pada lokasi rawan terkhusus komplek perkantoran. 

"Selain merusak moral, ini juga akan merusak citra dan marwah Kabupaten Pelalawan. Satpol PP diminta untuk giatkan patroli dan membubarkan aktivitas yang mengarah pada kriminalitas dan pekat," terangnya.

Ditambahkan Nazzar, pihak Disdik melalui sekolah diminta juga terus-menerus menyampaikan pesan moral kepada anak didik dan memantau perkembangan dan pergaulan anak didik. 

"Kalau perlu sekolah sebulan sekali melakukan rapat dengan wali murid soal pengawasan anak didik dan pergaulannya diluar jam sekolah, agar seluruh komponen terlibat," pungkas Nazzar.***(feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar