• Home
  • Politik
  • Gubernur Riau Enggan Kaitkan Penggeseran Dwi Agus Sumarno dengan RTH

Gubernur Riau Enggan Kaitkan Penggeseran Dwi Agus Sumarno dengan RTH

Jumat, 03 Februari 2017 19:59 WIB
PEKANBARU - Baru sebulan menikmati jabatannya sebagai Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan, Dwi Agus Sumarno langsung dicopot dan diletakan sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Infrastruktur. 

Sedangkan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, usai pelantikan ketika dikonfirmasi wartawan enggan mengkaitkan yang terkesan mendadak ini terkait dua Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang saat ini menjadi perhatian Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. 

Meski begitu, orang nomor satu di Provinsi Riau tersebut menegaskan, loyalitas dan integritas adalah hal yang harus diperhatikan semua pejabat. Menurutnya, pelantikan ini adalah hal yang wajar ditubuh organisasi pemerintahaan dalam rangka penyegaran. 

"Inikan hal biasa dalam Aparatur Sipil Negara (ASN). Kita tentu menyesuaikan kebutuhan organisasi. Kalau ada sesuatu kita sesuaikan, ya kita sesuaikan, supaya pembangun berjaln dengan baik. Semauanya berdasarkan loyalitas dan integritas," katanya, Jumat (3/2/17). 

Menurut Andi, siapa pun pejabatnya pasti dilakukan evaluasi. Tidak hanya Dwi Agus Sumarno yang merupakan menantu mantan Gubri Anas Maamun. Termasuk Arlisman Agus yang kini dipercaya menjabat sebagai Kadishub Riau juga akan terus dipantau. 

Adapun saat menyampaikan sambutannya pada acara pelantikan, Andi juga meminta kepada pejabat dilantik segera menyelesaikan aset di instansi masing-masing. Andi beralasan, karena sebentar lagi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI akan memeriksa. 

Selain itu, Gubernur Riau dan juga politisi Partai Golkar menegaskan agar bekerja dengan baik sesuai dengan perundangan. Kemudian diminta juga sebagai seorang manajerial yang baik, harus mampu bekerja dengan bawahan. 

"Selesaikan aset di instansi masing-masing. Maslaah aset ini tak selesai-selsai juga. Harus diselesaikan dan dirapikan, karena sebentar lagi BPK RI juga akan asuk untuk melakukan pemeriksaan. Bekerjalah dengan baik, sesuai aturan berlaku," tegasnya. 

Ditambahkan Andi Rachman, tunjukanlah loyalitas dan integritas dalam rangka mendukung program pembangunan dan pelayanan publik. Karena semua ini bekerja untuk melayani masyarakat. Sinergitas harus dibiasakan untuk mencapai pekerjaan maksimal. 

"Selama ini kita lemah dalam koordinasi, bekerja selalu menonjolkan ego ketimbang logika. Yang punya bawahan, ajak bawahannya bekerja dengan baik, berkoordinasi, bersinergi haruslah dibiasakan hal ini," tegas Andi. 

Sementara usai pelantikan Dwi Agus Sumarno mengakui memang sudah ada sejumlah orang dari Kejati turun meninjau dua RTH baik di Ahmad Yani maupun Sudirman. Menurutnya, itu tak berkaitan dengan persoalan hukum, tapi hanyalah peninjauan biasa.

"Itu tidak ada kaitannya dengan persoalan hukum peninjauan dari Kejati. Peninjauan itu hanya biasa. Jadi kalau masalah saya ini juga jangan dikaitkan dengan pelantikan," kata Agus Sumarno, kepada awak media di Pekanbaru.

Gubri Geser Dwi Agus Sumarno ke Staf Ahli

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mendadak melakukan mutasi dan melantik dua pejabat eselon II di ruang melati Kantor Gubernur Riau, Jumat (3/2/17) sore menjelang magrib. 

Dua pejabat yang dilantik tersebut, Dwi Agus Sumarno yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan kini digeser menjadi Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Infrastruktur. 

Kemudian Arlizman Agus yang menjabat Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Infrastruktur dipercaya sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau. 

Pelantikan ini selain disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi, para asisten juga disaksikan sejumlah kepala dinas, badan dan biro di lingkungan pemerintah provinsi.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar