Pilkada Inhu
Johny Mundung-Hendri Marhadi Sebagai Balon Bupati dan Wabup Inhu
Sabtu, 21 Februari 2015 12:09 WIB
PEKANBARU - Kendati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Indragiri Hulu (Inhu) baru akan digelar pada Desember 2015 nanti, namun beberapa pelajar, mahasiswa dan tokoh pemuda yang menamakan diri Poros Muda Inhu telah mendeklarasikan bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup).
Pendeklarasian pasangan balon Bupati dan Wabup Inhu ini dicetuskan di Rumah Makan Karya Baru Cabang Airmolek, Jumat sore (20/2/15).
Ketua Poros Muda Inhu, Angga Kurniawan kepada wartawan, sudah saatnya Inhu sebagai kabupaten tertua di Provinsi Riau, masyarakatnya sejahtera. Untuk mewujudkan itu, diperlukan pemimpin yang tidak korupsi, punya integritas dan mau menandatangani kontrak politik yang diajukan mahasiswa dan pelajar asal Inhu.
"Melihat perkembangan terakhir, baik di tengah-tengah masyarakat maupun hasil polling pendapat yang diadakan media massa dan lembaga survei, kami memutuskan untuk mendeklarasikan Bang Johny Mundung dan Bang Hendri sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Inhu periode 2015-2020,'' tuturnya.
Dikatakan pasangan muda Johny Mundung dan Hendri merupakan orang-orang pilihan yang ideal untuk memimpin Inhu lima tahun ke depan. Johny Mundung, merupakan putra asli Lirik, Inhu dan merupakan aktivis lingkungan hidup, cocok berpasangan dengan Hendri Marhadi, dosen Universitas Riau (UR).
"Yang lebih penting kedua tokoh muda ini berani menandatangani fakta integritas untuk tidak melakukan tindak korupsi dan perbuatan amoral dan tercela lainnya. Punya komitmen untuk membangun Inhu. Dana kampanye tidak lebih Rp1 miliar serta bersedia menyerahkan harta kekayaan, baik sebelum maupun setelah menjadi bupati dan wakil bupati Inhu,'' ucapnya.
Johny Setiawan Mundung mengaku terharu atas pendeklarasian dirinya. Diakuinya, dalam polling yang dilakukan dua media cetak di Riau, namanya menduduki peringat pertama dan kedua. Sementara pasangannya di peringkat 5 besar. Melihat hasil polling itu, dia optimis untuk maju dalam Pilkada Inhu nanti.
"Setelah ini, saya akan komunikasikan dengan partai saya, yakni Partai Amanat Nasional (PAN) dan juga dengan partai PKS. Jika partai politik yang akan saya gunakan sebagai perahu politik tidak meminta uang atau 'mahar' saya akan maju menggunakan partai politik. Jika mau uang, ya, saya terpaksa maju melalui jalur independen,'' tuturnya.
(son/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Hasil Survei Indikator: Pasangan Paisal-Sugiyarto Insya Allah Menang
-
Politik
Mengenal Lebih Dalam Tentang PDI Perjuangan
-
Politik
Ini Nomor Urut Parpol 2024 yang Wajib Kalian Ketahui
-
Politik
Hasil Survei Indikator, Prabowo Subianto Ungguli Ganjar dan Anies
-
Politik
DPRD Pekanbaru Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi
-
Hukrim
Kinerja Tim Saber Pungli Pekanbaru Dipertanyakan

