Ketua DPRD Bengkalis Sosialisasikan Sistem Penganggaran
Selasa, 06 Januari 2015 18:05 WIB
BENGKALIS : Ketua DPRD Bengkalis, H Heru Wahyudi memanfaatkan waktu reses dengan melakukan sosialiasi sistem penganggaran kegiatan di Kecamatan Bengkalis dan Bantan.
Heru berharap melalui sosialisasi tersebut, masyarakat di tingkat desa memiliki pemahaman yang sama sehingga tidak ada lagi usulan baru saat sudah melalui proses pembahasan RAPBD di DPRD.
''Seluruh usulan kegiatan yang akan dimasukkan di APBD hendaknya disampaikan melalui Musrenbang, mulai dari tingkat desa. Begitupun usulan dari konstituen ke para anggota DPRD, disampaikan saat Musrebang,'' ujar Heru kepada wartawan, Selasa (6/11/2015).
Sebenarnya aturan tersebut sudah baku hanya saja masih ada masyarakat dan mungkin aparatur pemerintah di tingkat desa yang belum faham. Sehingga masih saja mengajukan permohonan usulan melalui proposal kepada anggota dewan saat RAPBD tahun berikutnya sedang dibahas.
Untuk itu, diharapkan dengan sosialisasi yang disampaikan, masyarakat di tingkat desa saling mengingatkan betapa pentingnya Musrenbang di tingkat desa tersebut.
''Kita juga sampaikan ke Pemerintah Desa, bahwa proses Musrenbang hendaknya melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Sehingga usulan yang disampaikan nantinya bisa lebih realistis sesuai dengan kebutuhan, bukan berdasarkan kedekatan,'' katanya.
Menurut Ketua DPD PAN Bengkalis ini, peran anggota DPRD sangat diperlukan dalam setiap tahapan Musrenbang. Keterlibatan DPRD dimulai dari Musrenbang desa hingga APBD disahkan. Dengan cara seperti itu, maka DPRD bisa memantau proses pengusulan kegiatan berdasarkan tingkat urgensi dan kemampuan penganggaran.
''Hal ini sudah kita sampaikan ke eksekutif, tentang perlunya keterlibatan DPRD pada setiap tahapan penyusunan hingga pengesahan APBD. Saya yakin, kalau hal ini diterapkan, maka pada saat nota keuangan disampaikan ke DPRD, tidak banyak lagi yang dibahas dan pengesahan bisa lebih cepat,'' papar Heru.
Pada saat reses di Kecamatan Bengkalis dan Bantan, baru-baru ini, banyak persoalan yang disampaikan masyarakat. Namun, secara garis besar, persoalan infrastrtuktur masih sangat mendominasi.
Masyarakat sangat berharap infrastruktur jalan dan jembatan menjadi perhatian utama Pemkab Bengkalis. Kemudian khusus di Kecamatan Bantan, masyarakat juga berharap Pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap fenomena abrasi.
(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Hasil Survei Indikator: Pasangan Paisal-Sugiyarto Insya Allah Menang
-
Politik
Mengenal Lebih Dalam Tentang PDI Perjuangan
-
Politik
Ini Nomor Urut Parpol 2024 yang Wajib Kalian Ketahui
-
Politik
Hasil Survei Indikator, Prabowo Subianto Ungguli Ganjar dan Anies
-
Nasional
Putusan Mahkamah Konstitusi Soal Larangan Dinasti Politik Dinilai Keliru
-
Hukrim
Korupsi Bansos, Polisi Serahkan Ketua DPRD Bengkalis ke Kejati Riau

