Ketua DPRD Dumai Ajak Kepala SKPD Rebut Dana APBN
Kamis, 23 April 2015 16:15 WIB
DUMAI - Ketua DPRD Dumai Gusfri Effendi mengajak seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Dumai untuk merebut dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang berada di Pemerintah Pusat.
Menurutnya, hal itu dilakukan dalam rangka untuk antisipasi pemangkasan anggaran SKPD yang diakibatkan dari turunnya Dana Bagi Hasil (DBH) Kota Dumai dan akibat anjloknya harga minyak dunia sehingga berdampak pada menurunnya dana perimbangan.
"Turunnya harga minyak mentah dunia berdampak terhadap anggaran APBD 2015. Sebab DBH Dumai dipotong hingga Rp. 280 Milyar, akibatnya banyak anggaran kegiatan yang ada di masing-masing SKPD yang semula telah di sahkan terancam tidak bisa dilaksanakan dan terealisasi," kata Gusri Effendi, belum lama ini.
Lanjutnya, agar kegiatan yang ada di masing-masing SKPD bisa terlaksana sesuai rencana dan program kerja, Kepala SKPD harus menjemput Dana APBN dan APBD Provinsi Riau. "DPRD Kota Dumai akan selalu siap membantu Kepala SKPD untuk dapat merebut dana APBN maupun APBD Provinsi," sebut Gusri.
Lanjutnya, Kepala SKPD harus proaktif melakukan lobi ke Pusat dan Provinsi untuk merebut dana APBN dan APBD Provinsi, sebab jangan sampai dana untuk daerah Kota Dumai direbut oleh daerah lain.
"Banyak anggaran untuk daerah dalam APBN dan APBD Provinsi, apa lagi dana tersebut hanya di ongok saja, kalau tidak dijemput dan direbut kita tidak bisa mendapatkan dana tersebut. Untuk itu Kepala SKPD tidak boleh hanya menunggu, harus segera merebut dana APBN jangan sampai kedahuluan daerah lain, dan kami selaku pihak DPRD Kota Dumai akan selalu siap membantu," tegasnya.
Sebelumnya Walikota Dumai Khairul Anwar mengatakan, pengurangan DBH Kota Dumai telah terjadi hingga sangat signifikan yakni mencapai Rp.280 Milyar. Dan tentunya langkah antisipasi yang dapat diambil Pemerintah satu-satunya adalah melakukan rasionalisasi anggaran masing-masing Satuan Kerja (Satker).
Selanjutnya, Pemerintah juga harus mengurangi dana kegiatan seromoni, anggaran perjalanan dinas dan mengurangi anggaran pembangunan gedung.
"Semuanya memang penting tapi tidak mendesak, untuk itu anggarannya akan dikurangi supaya tidak menghambat laju pembangunan daerah dengan keterbatasan anggaran yang terjadi saat ini," sebut Wako beberapa waktu lalu.
Walikota juga berpesan kepada seluruh Kepala SKPD agar tidak menyerah dengan kondisi ini, untuk itu Kepala SKPD diajak untuk bersama-sama proaktif dalam menjemput dana APBN. "Karena jika hanya mengandalkan dana APBD, tidak akan cukup untuk meneruskan pembangunan Kota Dumai," tutupnya.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Nasional
70 Kontingen Dumai Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi di Malang
-
Sosial
50 Bidan PTT Dumai Terima SK CPNS Tahun 2017
-
Sosial
Momentum HKN 2017, Seluruh ASN Pemko Dumai Diminta Kerja Profesional
-
Kesehatan
Wawako Dumai Imbau Masyarakat Dukung Program 2 Anak Cukup
-
Ekbis
Walikota Dumai Kumpulkan Pimpinan Perusahaan Industri Sungai Sembilan
-
Sosial
Pemko Dumai Tetapkan Tarif Air Minum

