• Home
  • Politik
  • Kimlan Tuding Penzoliman Wawako Dumai Sengaja Diciptakan

Kimlan Tuding Penzoliman Wawako Dumai Sengaja Diciptakan

Selasa, 23 September 2014 08:58 WIB

DUMAI - Kasus penzoliman yang dilakukan kepada Wakil Walikota Agus Widayat dalam kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2014 di Bukit Gelanggang pekan lalu diduga sengaja diciptakan oleh seseorang karena faktor politik.

Ketua NGO Tranfaransi Kota Dumai, Drs Kimlan Antoni SH, menilai kejadian tersebut sarat dengan kepentingan politik seseorang sehingga wawako yang seharusnya mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan sambutan mewakili walikota justru Sekko Dumai.

"Seharusnya Sekko Dumai ketika itu menyampaikan ke pembawa acara agar yang membuka kegiatan pak Wawako. Tetapi kenyataannya semua diam, tetapi justru Sekko yang naik pentas," ungkap Kimlan kepada sejumlah awak media, Selasa (23/9/14).

Seperti biasa, dalam kegiatan formal, sebagaimana yang ada kalau tak ada Walikota maka wawako yang menghadiri. Tetapi saat ini, justru aturan tersebut tak berjalan sehingga tanggungjawab Wawako kerap diabaikan. 

Sementara, kata Kimlan, seorang Wawako Dumai itu memiliki tanggungjawab kepada masyarakat Dumai dalam Pilkada beberapa tahun lalu. Ini acara resmi yang dihadiri oleh forum komunikasi yang seharusnya yang menyampaikan sambutan Wakil walikota. 

"Memang secara hirarki, wako, wawako dan setda itu sama. Sementara dalam kegiatan tersebut ada Wakil Walikota, ya sebaiknya dia yang mendapatkan amanah," ungkap tokoh masyarakat yang selalu peka dengan persoalan di tubuh Pemko Dumai ini.

Walikota dan wawako dipilih oleh rakyat, kalau melecehkan wawako sama dengan melecehkan rakyat. Seharusnya kedua pemimpin saling kompak dan harmonis, karena mereka sebagai tokoh di masyarakat.

Bagaimana nasib rakyatnya, kalau mereka saja tidak akur. Jabatan ini hanya sekadar amanah, apalah artinya jabatan ini, kalau sampai memutuskan silaturahmi. Silaturahmi sesuatu hal yang penting dan jangan sampai putus, seperti halnya diera kepemimpinan sebelumnya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar