Kinerja Tak Maksimal, Diskes dan Disdik Pelalawan Perlu Dievaluasi
Senin, 06 Oktober 2014 20:28 WIB
PANGKALANKERINCI - Dua Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Pemdakab Pelalawan mesti dievaluasi. Kedua Satker tersebut Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kasyiadi anggota Fraksi PDI-P usai pembacaan pandangan Pemkab Pelalawan terhadap Pandangan Umum Fraksi Tentang APBD - P 2014 oleh Bupati Pelalawan HM.Harris di Gedung DPRD Pelalawan Senin (6/10/14).
"Ada dua dinas yang perlu dievaluasi pembahasan kinerjanya yakni Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Untuk Disdik, kami sangat tidak terima alasan yang disampaikan masalah waktu yang tidak cukup untuk melaksanakan kegiatan. Walhasil masih kecil realisasi kegiatan Disdik yang sudah dianggarkan namun beluim doikerjakan bahkan ada yang batal," papar Kasyadi.
Menurutnya, pengajuan anggaran sudah dibuat sendiri oleh SKPD masing-masing.Sedangkan pengesahan APBD 2014 dilakukan bulan Desember 2013.
"Jadi tidak logis kalaui kendalanya waktu yang sempit.Dalam pengajuan anggaran tahun lalu Saya pimpinan rapatnya Saya tahu betul itu.Kami minta pada pimpinan dapat membina Disdik dan dievaluasi instansinya.Jujur Saya tidak puas saat ini dengan minimnya realisasi anhggaran di Disdik,"ujarnya.
Begitu juga dengan Dinas Kesehatan,Kasyadi mengaku melihat langsung kondisi pelayanan berupa sarana dan prasarana di rumah sakit RSUD Selasih." RSUD Selasih itukan dijadikan barometer untuk rumah sakit,puskesmas atau Pustu.
Kalau pelayananya. Tidak baik bagaiamana ditempat lain.WC banyak mampet,saluiran air banyak uyang tersumbat,kasur pasien yang busuk ini sudah sangat menghiraukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," imbuhnya.
Ditambahkan Kasyadi, tempat yang bersih pelayanan yang maksimal dan dan sarana dan prasarana yag memadai merupakan sugesti agar pasien cepat sehat.
"Kalau seperti sekarang yang sakit tambah sakit .Malah yang datang sehat aklan jadi sakit.Tolong Dinas kesehatan lakukan evaluiasi.Berapa butuh anggaran untuk meningkatkan pelayanan,ajukan kepada kita," tandas Kasyadi.***(feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

