Legislator Dumai Petria Naspita Mengaku Masih Komit Bangun Daerah
Hadi Pramono Sabtu, 09 Desember 2017 15:51 WIB
DUMAI - Anggota DPRD Kota Dumai Petria Naspita mengaku selama tiga tahun menjalankan tugas sebagai wakil rakyat tetap komitmen dengan janji-janji politiknya ingin membangun daerah pemilihnya.
Penegasan itu disampaikan politikus partai Gerindra yang merupakan besutan Prabowo Subianto, saat melakukan masa reses persidangan III tahun 2017 di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukit Kapur, Jumat (8/12/17).
"Saya sudah mengabdi sebagai wakil rakyat tiga tahun dan saya masih komit untuk membangun daerah kita ini. Saya berharap peran serta masyarakat untuk membangun daerah ini. Saya tidak bisa bekerja sendiri, harus didukung masyarakat," ucapnya.
Istri Dedet Baitullah yang juga Ketua PAC Partai Gerindra Bukit Kapur ini, kekompakan masyarakat Kampung Baru yang selama ini sudah terjalin hendaknya semakin diperkokoh demi memajukan daerah ini.
"Reses ini sebenarnya saya kurang setuju, reses kita ganti dengan silaturahim. Karena silahturahim bisa menyatukan kita dalam melaksanakan semua kegiatan secara iklas lahir batin demi pembangunan daerah kini ini," tutur Petria Naspita.
Dalam kesempatan reses yang dilaksanakan dihalaman rumahnya itu, Petria juga memberikan sumbangan kepada masyarakat mulai dari baju hingga tempat pemandian jenazah yang selama ini diharapkan warga Kampung Baru.
Petria Naspita juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa kedudukannya di lembaga legislator saat ini sudah menjadi Ketua Komisi II. Komisi yang ia pimpin menaungi masalah pertanian, peternakan dan lain sebagainya.
"Kalau kemarin saya masih anggota, tapi sekarang sudah menjadi ketua. Semoga kedudukan ini bisa membantu masyarakat jika ingin mengajukan permohonan peternakan maupun bantuan pertanian," katanya kepada peserta reses.
Penegasan itu disampaikan politikus partai Gerindra yang merupakan besutan Prabowo Subianto, saat melakukan masa reses persidangan III tahun 2017 di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukit Kapur, Jumat (8/12/17).
"Saya sudah mengabdi sebagai wakil rakyat tiga tahun dan saya masih komit untuk membangun daerah kita ini. Saya berharap peran serta masyarakat untuk membangun daerah ini. Saya tidak bisa bekerja sendiri, harus didukung masyarakat," ucapnya.
Istri Dedet Baitullah yang juga Ketua PAC Partai Gerindra Bukit Kapur ini, kekompakan masyarakat Kampung Baru yang selama ini sudah terjalin hendaknya semakin diperkokoh demi memajukan daerah ini.
"Reses ini sebenarnya saya kurang setuju, reses kita ganti dengan silaturahim. Karena silahturahim bisa menyatukan kita dalam melaksanakan semua kegiatan secara iklas lahir batin demi pembangunan daerah kini ini," tutur Petria Naspita.
Dalam kesempatan reses yang dilaksanakan dihalaman rumahnya itu, Petria juga memberikan sumbangan kepada masyarakat mulai dari baju hingga tempat pemandian jenazah yang selama ini diharapkan warga Kampung Baru.
Petria Naspita juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa kedudukannya di lembaga legislator saat ini sudah menjadi Ketua Komisi II. Komisi yang ia pimpin menaungi masalah pertanian, peternakan dan lain sebagainya.
"Kalau kemarin saya masih anggota, tapi sekarang sudah menjadi ketua. Semoga kedudukan ini bisa membantu masyarakat jika ingin mengajukan permohonan peternakan maupun bantuan pertanian," katanya kepada peserta reses.
Promosikan Busana Melayu
Lokasi reses kedua, Petria mendatangi RT 06 Kelurahan Gurun Panjang, Kecamatan Bukit Kapur. Kedatangan Petria di sana dielu-elukan warga. Bahkan ia disambut Reog dan kesenian jawa lainnya.
Dalam kesempatan itu, Petria hadir dengan pakaian khas melayu yakni baju Kurung warna hijau dengan tenunan khas Dumai dipadu dengan Tikuluak khas Payakumbuh Limopuluh Koto.
Petria juga mengimbau kepada seluruh warga untuk berbaju melayu pada hari Jumat. "Kita mulai sekarang, kapan lagi kebudayaan dan kearifan lokal kita ini bisa dilestarikan. Jadi saya mengajak warga bisa berbusana melayu," ajaknya.
Petria juga menyinggung program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah dimana yang masuk ke Gurun Panjang saat ini ada 23 unit rumah dalam tahap pembangunan.
Saya menghimbau masyarakat yang menerima program ini, untuk memperhatikan dan menghitung bahan-bahan bangunannya jangan sampai kurang," imbau Petria.
Tak hanya itu, dalam dialog bersama warga Petria meminta masyarakat Gurun Panjang untuk membuat icon atau hal spesifik tersendiri, seperti halnya Kelurahan Kampung Baru yang terkenal dengan usaha sapinya yg iconik.
Sementara itu, masyarakat Gurun Panjang memanfaatkan dialog ini guna meminta pembebasan lahan dan status hutan diperjelas. Kemudian umat nasrani meminta guru agama nasrani diadakan di sekolah-sekolah Yang ada di Gurun Panjang.
Di acara itu juga Petria menyerahkan bantuan tunai dan sembako kepada kaum lasia dan janda-janda. Juga diserahkan bantuan kostum club olahraga serta pakaian seragam RT se Kelurahan Gurun Panjang.
(zik/zik)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
DPRD Gelar Paripuran Hari Jadi Kota Dumai Ke-26 Tahun 2025
-
Sosial
10 Rumah Hangus Terbakar, 2 Anggota DPRD Dumai Langsung Salurkan Bantuan
-
Traveler
Sejarah Asal Usul Suku Melayu Riau
-
Traveler
Mengulas Fenomena Penggunaan Bahasa Arab di Indonesia
-
Traveler
Seafood Beserak ala Pesonna Hotel Pekanbaru yang Wajib Dikunjungi
-
Traveler
Disbudpa Pekanbaru Diminta Tingkatkan Budaya Melayu dan Pariwisata

