Legislator Kuansing Minta Pengelolaan Lapak Transparan
Dio Febrian Senin, 03 September 2018 10:55 WIB
KUANSING - Ketua Komisi A DPRD Kuansing Musliadi, meminta pihak terkait agar transfaran dalam pengelolahan penyewaan lapak saat ivent Pacu Jalur.
"Kita minta masalah lapak ini transfaran, apakah uangnya masuk ke PAD atau masuk kantong pribadi, ini harus jelas," ujar Musliadi, dikonfirmasi sejumlah wartawan, Ahad (2/9/2018) petang.
Menurut Musliadi, setiap tahun persoalan ini selalu menjadi masalah. Sementara pihak terkait tidak bisa menjelaskan, terutama kata dia koordinator lapak.
"Berapa jumlah lapak, berapa jumlah duaitnya, ini mesti dijelaskan ke masyarakat. Dalam hearing ini selalu kita bahas mereka jawabnya selalu tidak tahu," kata Musliadi.
Sedangkan masalah ini, ia akui selalu simpang siur, sementara lapak jumlahnya beratus-ratus, bahkan sampai seribu lapak. Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada pihak terkait untuk selalu transparan.
"Kalau ditetapkan 300 saja satu lapak dikali seribu berapa itu duitnya. Sementara perlapaknya kita ga tau, makanya ini perlu dipertanyakan, apakah permeter kalau permeter ini duitnya banyak," pungkasnya.
(dio/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Anggota DPRD Kuansing Kembalikan Kelebihan Dana Insentif
-
Hukrim
Jaksa Usut Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Kuansing
-
DPRD Kuansing
Ketua DPRD Kuansing Apresiasi Kinerja Polisi Ungkap Kasus Narkoba
-
DPRD Kuansing
Komisi A DPRD Kuansing Kunker ke BKPP dan DPRD Kota Yogyakarta
-
DPRD Kuansing
Legislator Ingatkan Pemkab Kuansing Tidak Mengubah Kesepakatan APBD 2019
-
DPRD Kuansing
APBD Kuansing Tahun 2019 Sah, DPRD Setujui Pengangkatan 500 Orang Tenaga Honorer

