Malam Ini, APBD 2014 Meranti Rp1,6 Triliun Disahkan Dewan
Kamis, 13 Maret 2014 17:53 WIB
SELATPANJANG - Pengesahan Rangan Anggara Belanjan Daerah (RAPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti tahun anggaran 2014 sebesar Rp. 1,6 Triliun semulanya dijadwalkan akan akan disahkan Rabu (12/3) malam, akhirnya kembali molor karena adanya MoU perubahan tahapan pembayaran tahun jamak dan pemaparan progres yang dikuti tim bangar Pemkab dan tim teknis SPKD terkait.
Oleh karena itu, kalau tidak ada halangan pengesaha RAPBD, Kami (13/3/14) malam. "Insya Allah jika tidak ada aral melintang, APBD Sudah bisa kita disyahkan oleh DPRD Meranti," ungkap Wakil Ketua I DPRD Kepulauan Meranti Taufikkurahman.
Dikatakan dia, semua pembahasan sudah selesai. Memang semulanya RAPBD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun anggaran 2014 dijadwalkan akan di sahkan pada Rabu (12/3) malam menjadi APBD 2014. Nmun karena ada perubahan anggaran, akhirnya terpaksa ditunda.
Meskipun tidak banyak mengalami perubahan, kata Taufik tim Banggar memang lebih ketat dalam melakukan pembahasan RAPBD 2014 ini. Kebijakan ini dilakukan menyikapi hasil evaluasi dari realisasi serapan penggunaan anggaran tahun 2013 lalu yang masih banyak menyisakan silpa.
Turut hadir dalam rapat banggar tersebut, Sekdakab Kepulauan Meranti,Drs H.iqarudin Msi, Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti (BAPPEDA) Aza Fahroni, Kepala Dinas PU Anuar Zainal , sedakan dari pihak legislative di hadiri Ketua DPRD Kepulauan meranti Hafizoh S.Ag, Taufikkurahman, M.Jupri. Fauzi Hasan, Eddy Mashudi,Sekkwan DPRD, Drs Askandar dan sejumlah pejabat terkait lainya.
"Namun, untuk kegiatan-kegiatan yang memang menjadi prioritas program, tidak dilakukan koreksi. Hanya saja, pembahasan dilakukan lebih mendalam, dengan tujuan agar benar-benar mencapai target sasaran," ungkapnya.
Terkait tidak terpenuhi alokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBD 2014, dengan tegas Taufik, membantah, bahkan menurut Taufik anggaran pendidikan tahun anggaran 2014 ini melebih dari ketentuan 20 persen dari APBD. (fan)
Oleh karena itu, kalau tidak ada halangan pengesaha RAPBD, Kami (13/3/14) malam. "Insya Allah jika tidak ada aral melintang, APBD Sudah bisa kita disyahkan oleh DPRD Meranti," ungkap Wakil Ketua I DPRD Kepulauan Meranti Taufikkurahman.
Dikatakan dia, semua pembahasan sudah selesai. Memang semulanya RAPBD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun anggaran 2014 dijadwalkan akan di sahkan pada Rabu (12/3) malam menjadi APBD 2014. Nmun karena ada perubahan anggaran, akhirnya terpaksa ditunda.
Meskipun tidak banyak mengalami perubahan, kata Taufik tim Banggar memang lebih ketat dalam melakukan pembahasan RAPBD 2014 ini. Kebijakan ini dilakukan menyikapi hasil evaluasi dari realisasi serapan penggunaan anggaran tahun 2013 lalu yang masih banyak menyisakan silpa.
Turut hadir dalam rapat banggar tersebut, Sekdakab Kepulauan Meranti,Drs H.iqarudin Msi, Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti (BAPPEDA) Aza Fahroni, Kepala Dinas PU Anuar Zainal , sedakan dari pihak legislative di hadiri Ketua DPRD Kepulauan meranti Hafizoh S.Ag, Taufikkurahman, M.Jupri. Fauzi Hasan, Eddy Mashudi,Sekkwan DPRD, Drs Askandar dan sejumlah pejabat terkait lainya.
"Namun, untuk kegiatan-kegiatan yang memang menjadi prioritas program, tidak dilakukan koreksi. Hanya saja, pembahasan dilakukan lebih mendalam, dengan tujuan agar benar-benar mencapai target sasaran," ungkapnya.
Terkait tidak terpenuhi alokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBD 2014, dengan tegas Taufik, membantah, bahkan menurut Taufik anggaran pendidikan tahun anggaran 2014 ini melebih dari ketentuan 20 persen dari APBD. (fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

