• Home
  • Politik
  • Mengenal Lebih Dalam Empat Paslon Gubernur dan Waklil Gubernur Riau

Mengenal Lebih Dalam Empat Paslon Gubernur dan Waklil Gubernur Riau

Wili Hidayat Rabu, 14 Februari 2018 21:18 WIB
PEKANBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau resmi menetapkan empat pasangan calon yang akan berlaga di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018. 

Ketua KPU Riau, Nurhamin menyampaikan Surat Keputusan penetapan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Riau yang lolos verifikasi.

Pasangan pertama adalah Bupati Siak Syamsuar dan mantan Danrem Wirabima 031 Pekanbaru Edy Nasution. Keduanya diusung Partai Nasdem, PAN dan PKS. Syamsuar merupakan Bupati Siak yang memasuki periode kedua. 

Sebelumnya, dia merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Siak. Namun, karena Golkar menyerahkan perahunya kepada Arsyadjuliandi Rahman selaku ketua DPD Golkar Riau sebagai petahana, Syamsuar mundur dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

Syamsuar dikenal sebagai bupati yang memiliki banyak inovasi dan pembangunan jalan yang mulus di daerahnya, yakni Kabupaten Siak. Sedangkan pasangannya, Edy Natar Nasution, mundur dari TNI dengan jabatan terakhir sebagai Komandan Korem (Danrem) Wirabima 031 Pekanbaru pangkat Brigadir Jenderal. 

Edy Nasution merupakan sepupu dari Ketua DPRD Riau Septina, istri dari mantan Gubernur Riau dua priode, Rusli Zainal. Edy merupakan alumni Akademi Militer tahun 1985. Masa kerjanya sebagai prajurit TNI mestinya hingga 2019, namun dia pensiun dini untuk ikut terjun ke dunia politik.

Pasangan kedua, Firdaus dan Rusli Efendy. Keduanya diusung Partai Demokrat dan PPP. Firdaus merupakan Wali Kota Pekanbaru yang kini memasuki priode kedua. 

Dia juga sebagai Ketua DPC Demokrat Kota Pekanbaru. Sedangkan pasangannya, Rusli Efendi adalah mantan anggota DPRD Riau dan mantan Ketua DPW PPP. Dia juga selaku Sekjen Yayasan Masjid Istiqlal.

Pasangan ketiga adalah calon petahana Gubernur Riau Arsyadjuliandi (Andi) Rachman dan Suyatno (Bupati Rokan Hilir). Keduanya diusung Partai Golkar, Hanura, dan PDIP. 

Andi Rahman juga mantan anggota DPR RI yang kemudian menjadi Wakil Gubernur Riau Annas Maamun. Namun, setelah Anas ditangkap KPK, Andi naik menjadi Gubernur Riau definitif. Sedangkan Suyatno merupakan Wakil Ketua DPD PDIP Riau.

Pasangan terakhir adalah Lukman Edy dan Hardianto. Keduanya diusung Partai PKB dan Gerindra. Lukman merupakan anggota DPR RI sedangkan Hardianto adalah anggota DPRD Riau. 

Mereka mundur dari legislatif untuk ikut di Pilgub Riau. Lukman juga pernah menjadi Menteri Percepatan Daerah Tertinggal pada Kabinet Indonesia Bersatu di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saat ini dia juga menjabat Sekjen DPP PKB.

(wil/mdk)
Tags KPUPilgubriPilkada
Komentar