• Home
  • Politik
  • Panwaslu Bengkalis Lonching dan Teken MoU dengan Perguruan Tinggi dan OMS

Tingkatkan Partisipasi dan Pengawasan di Pemilu 2014,

Panwaslu Bengkalis Lonching dan Teken MoU dengan Perguruan Tinggi dan OMS

Kamis, 23 Januari 2014 15:54 WIB
Panwaslu Kabupaten Bengkalis melaksanakan kerjasama dalam pengawasan pelaksanaan Pemilu 2014 bersama unsur perguruan tinggi (PT), Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), Sekolah dan organisasi profesi. Tampak Wadir Politeknis Negeri Bengkalis Alfansuri
BENGKALIS - Dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengawasi Pemilu 2014,  Panitia Pengawasan Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Bengkalis, Kamis (23/1/14) menggelar lounching sekaligus penandatangan Memorandum of  Understanding (MoU) atau kerjasama dengan perguruan tinggi (PT), organisasi masyarakat sipil (OMS) dan sekolah yang ada di Bengkalis.

Kegiatan yang dikemas sederhana itu berlangsung di sekretariat Panwaslu Kabupaten Bengkalis, Jalan Pembangunan I, dihadiri seluruh pimpinan PT, Ormas, dan Sekolah. MoU yang terjalin nantinya mengarah pada rekrutmen relawan untuk mengawasi jalannya Pemilu 2014.

Target Panwaslu dalam rekrutmen relawan, seperti yang disampaikan Ketua Panwaslu Kabupaten Bengkalis Sujarno SH, maksimal sebanyak 2000 relawan se-Kabupaten Bengkalis. Relawan tersebut nantinya dibina dalam hal pengawasan secara bersama di Pemilu, selain itu upaya dalam meningkatkan partisipasi pemilih.

Seperti disampaikan Sujarno, sebanyak 2000 relawan itu nantinya akan segera dibentuk  dan tentunya merujuk pada amanah Bawaslu RI dan Bawaslu Riau. 

“Dari MoU yang terjalin hari ini, akan ditindaklanjuti dengan rekrutmen relawan. Paling minimal relawan yang direkrut adalah sesuai TPS yang ada di Kabupaten Bengkalis. Target kita memang sebanyak 2000 relawan, dan saya berharap kegiatan ini nantinya terus di tindaklanjuti oleh organisasi, perguruan tinggi dan sekolah yang kita undang,” terangnya lagi.

Dikatakannya, paling lambat pendataan relawan ini harus sudah dikirimkan tanggal 27 Februari 2014, sehingga pelaksanaan Pemilu 2014 bisa berjalan dengan kondusif dan demokratis. 

Untuk rekrutmen relawan itu diserahkan masing-masing pihak yang menandatangani MoU, melalui format yang akan diserahkan, selanjutnya ditetapkan Panwaslu, dan diserahkan ke Bawaslu RI melalui Bawaslu Riau.

Sujarno mengatakan, di tahun 2013 lalu di Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada), tingkat partisipasi pemilih sangat menurun drastis, yakni hanya mencapai sebesar 53, 7 persen di Pemilukada putaran kedua. 

Tentunya hal tersebut menjadi parhatian Panwaslu dalam upaya meningkatkan kembali partisipasi pemilih, termasuk aktif melakukan pengawasan Pemilu.(mar)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar