• Home
  • Politik
  • Pembangunan Belum Tuntas, Mess Pemda Bengkalis Retak

Pembangunan Belum Tuntas, Mess Pemda Bengkalis Retak

Minggu, 29 September 2013 15:45 WIB
Anggota DPRD Bengkalis, H Heru Wahyudi SH saat meninjau lokasi pembangunan mes pemda akhir pekan lalu.
BENGKALIS, RIAUHEADLINE.COM– Ironis, pembangunan mess Pemda Bengkalis di Jalan Jendral Sudirman, bengkalis kota yang sudah tiga kali menelan anggara APBD Bengkalis, hingga kini masih dalam pengerjaan dan kondisinya sudah retak retak. Pembangunan yang dimulai dari tahun 2011 itu terancam roboh.

“Rekanan awal bisa dipidana. Kita akan mencari tahu siapa Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) nya,” kata Anggota DPRD Bengkalis H Heru Wahyudi SH saat meninjau langsung proyek mes pemda, akhir pekan lalu.

Heru juga menegaskan, agar Dinas PU Bengkalis segera menyikapi permasalan itu. Dirinya menilai, kondisi tangga yang sudah retak tidak memungkinkan untuk dilanjutkan tersebut apakah tidak akan menimbulkan masalah pada kondisi bangunan.

“Akan kita pertanyakan itu, Apakah nantinya akan dibongkar atau tetap dipertahankan itu tergantung teknis dari SKPD terkait,” terangnya.

Politisi Partai PAN inipun mengakui bahwa pembangunan fisik tangga Mess Pemda yang memiliki 40 kamar itu dinilai sangat rawan dan mengkhawatirkan. 

Apalagi dibagian tengah yang retak dan patah sewaktu-waktu bisa saja ambrul, selain itu, rekanan yang kerja sekarang juga tidak nyaman, untuk melanjutkannya.

"Ketika dihubungi salah seorang pejabat PU, mereka beralasan hanya retak sedikit saja dan bisa diupayakan melalui teknis. Akan tetapi, kita tegaskan, sebelum melakukan hal itu agar dinas PU mempelajari kembali, dan  masa pemeliharaan  proyek  rekanan fisik sudah habis,”ungkapnya

Pekerjaan Rumah mes Pemda diduga tidak sesuai bestek. Selain itu sisi perencanaannya juga sangat buruk. Tidak hanya tangga naik Mess Pemda, namun sejumlah ruangan yang dibangunanpun dilakukan dengan asal asalan oleh rekanan.

“Kita minta Dinas PU segera menyikapinya, sebelum proyek ini selesai dan dipergunakan menjadi fasilitas pelayanan publik,” tegasnya lagi mengakhiri.***(ias)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar