Pemilu 2014, Gubri Minta Warga Lima Desa Masuk Kampar Ikuti Aturan
Minggu, 30 Maret 2014 20:30 WIB
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengimbau masyarakat di lima desa sengketa Kabupaten Kampar dan Rokan Hulu (Rohul) tetap menghargai keputusan bahwa Daftar Pemilih Tetap (DPT) mereka pada Pemilu Legislatif (Pileg) April 2014 mendatang masuk ke wilayah Kampar.
Lebih dari separuh jumlah masyarakat di lima desa tersebut sudah menyatakan sikap menolak untuk mengikuti aturan. Bahkan mereka pernah melayangkan sikap akan memilih sebagai pemilih golongan putih (golput).
Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun ketika ditanyakan terkait hal ini, dirinya hanya mengimbau agar masyarakat terkait mengikuti aturan yang telah ditetapkan tersebut. "Kita ikuti saja keputusan KPU (Komisi Pemilihan Umum), berarti masuk di Kabupaten Kampar," ujar Gubri dengan singkat.
Keengganan masyarakat lima desa tersebut untuk masuk DPT Kabupaten Kampar, dikarenakan mereka tidak tahu siapa calon yang akan mereka pilih nantinya.
Karena daftar calon yang mereka kenal tentu saja yang berasal dari daerah mereka sendiri. Sementara ketika Pemilu tahun ini, mereka harus memilih di luar daerah mereka, tentu akan membingungkan.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

