• Home
  • Politik
  • Pj Gubri: Yang Menang Jangan Euforia dan Yang Kalah Jangan Kecil Hati

Pj Gubri: Yang Menang Jangan Euforia dan Yang Kalah Jangan Kecil Hati

Rabu, 27 November 2013 16:34 WIB

PEKANBARU - Hasil perhitungan cepat atau quick count menempatkan pasangan nomor urut 2 Annas Maamun-Arsyajuliandi Rahman sebagai unggulan dengan raihan 60,61 persen suara. 

Sementara pasangan Herman Abdullah-Agus Widayat hanya meraih 39,39 persen suara. Perhitungan cepat yang dilakukan Indobarometer dan Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Universitas Riau ternyata mendapat perhatian serius Pj Gubernur Riau, Djohermansyah Djohan.

Bahkan, Pj Gubernur menyempatkan diri nonton bareng siaran langsung hitung cepat yang disiarkan stasiun Metro TV di VIP Lancang  Kuning Bandara SSK II Pekanbaru, Rabu (27/11/2013). 

Terlihat  dalam nonton bareng itu Kapolda Brigjen Condro Kirono, Dandrem Wirabima, Ketua DPRD Riau, Ketua KPU Tengku Edi Sabli dan sejumlah pejabat eselon II dilingkungan Pemprov Riau.

Kepada wartawan, Pj Gubri memberikan apresiasi atas terlaksanannya dengan lancar Pilgubri putaran kedua ini. Ia juga menyambut baik perhitungan cepat yang dilakukan Indobarometer, sebagai salah satu acuan masyarakat melihat peta persaingan Pilgubri.

Kendati demikian, pria yang akrab disapa Djo ini meminta Annas-Andi yang menang dalam hitung Quick Count tidak terlalu  euforia menyambut kemenangan itu. Begitu juga Herman-Agus yang kalah dalam raihan suara, agar tidak berkecil hati menyikapi hasil ini.

"Kepada yang suara banyak, supaya jangan terlalu ber euforia, harus tetap low profil. Sementara yang suaranya lebih sedikit supaya  tidak bekecil hati," ujarnya.

Menurut Djo, sebaiknya kedua kandidat menunggu perhitungan resmi yang dilakukan KPU. " Ini baru hitungan quick count. Tentunya hasil resminya yang berhak menyampaikan itu adalah KPU, jadi sebaiknya kita tunggu pengumuman dari KPU saja sebagai lembaga resmi yang berwenang," jelasnya.

Namun yang jelas, Djo menilai pelaksanaan Pilgubri di Riau secara umum berjalan dengan lancar. Hanya saja memang terdapat dibeberapa daerah, tingkat partisipasi pemilih masih ada yang rendah. 

"Partisipasi pemilih ini bervariasi. Seperti di Bengkalis tadi, kami lihat pemilih mencapai 70 persen, begitu juga di Meranti. Di Pekanbaru mungkin agak sedikit rendah, tetapi itu hal biasa,"jelasnya.***(mon/hlc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar