Relawan Rakyat Merah Putih Kota Dumai Dideklarasikan
Selasa, 01 Juli 2014 17:37 WIB
DUMAI - Konstalasi politik antara dua pendukung calon presiden dan calon wakil presiden di Kota Dumai semakin memanas. Masing-masing pendukung saling optimistis bisa memenangkan pasangan yang dijagokan hingga 70 persen di Kota Dumai.
Sementara pendukung pasangan nomor urut dua, Jokowi Dodo dan Jusuf Kalla juga terus mengalir di Kota Dumai. Terbukti, relawan dari pasangan Jokowi-JK itu semakin bertambah. Terakhir, relawan yang menamakan diri sebagai Rakyat Merah Putih (RMP).
Ratusan pendukung dari berbagai kalangan tampak hadir. Mulai dari petani, pekerja kantoran hingga pengusaha ikut meramaikan deklarasi tersebut. Hirup pikuk teriakan yel-yel Jokowi-JK membuat suasana gedung menjadi hangat.
Ketua Panitia deklarasi RMP R Sirait yang didampingi Sekretaris Toga Tampubolon mengatakan, deklarasi tersebut tidak terencana matang sebelumnya. Pasalnya, relawan dengan nama RMP itu hanya kumpulan masyarakat biasa di Kota Dumai.
"Dari berbagai pertemuan, mereka sepakat membentuk relawan RMP Kota Dumai. Jadi, ini tidak ada sponsor dari pihak manapun. Biaya deklarasi dengan swadaya dari masyarakat yang tergabung di RMP Kota Dumai," kata Sirait.
Ia cukup puas dengan antusias dan kehadiran tokoh masyarakat pada deklarasi itu. Ia tidak menduga undangan akan membludak memenuhi kapasitas gedung yang hampir 1000 orang itu.
"Kami tidak menduga, gedung ini akan penuh. Kami sangat bersyukur, gerakan dari masyarakat ini dihargai oleh banyak orang. Semoga ini pertanda ada rasa kebersamaan kita di Kota Dumai ini," kata R. Sirait.
Lebih lanjut ia menjelaskan, deklarasi RMP itu dihadiri oleh masyarakat dari tiap-tiap kecamatan di Kota Dumai. Sehingga, dalam waktu dekat, juga akan dibentuk struktur hingga ke kecamatan-kecamatan.
Dalam deklarasi tersebut, RMP menghadirkan tiga orang calon anggota legislatif terpilih. Yakni, Paruntungan Pane, Samuel turnip dan Yusuf Manullang. Ketiganya juga menyampaikan orasi politik terkait kelebihan pasangan Capres dan Cawapres yang mereka jagokan.
Menurut Samuel Turnip, dua persolana penting yang menjadi alasan bagi warga Kota Dumai memilih pasangan Jokowi-JK. Pertama mengenai air minum, kedua mengenai tanah konsesi.
"Saya bisa mengatakan, kedua persoalan ini akan selesai, bila kita menang. Sebab, mengurus tanah konsesi butuh daya gedor dan loby yang mumpuni ke pusat. Apalagi, tanah konsesi bisa selesai jika ada Keppres," katanya.
Dijelaskan Turnip, pihaknya sudah membentuk 80 tim dan relawan. Program yang paling dikejar oleh tim tersebut yakni berkunjung kepada komponen masyarakat yang ada.
"Melalui tim dan relawan, kami sudah mengunjungi lebih 15 ribu warga. Dengan peta seperti itu, kami yakin 60 persen warga Kota Dumai menjatuhkan pilihan kepada Jokowi-JK," katanya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

