Tinggal di Pelosok
Seorang Anggota DPRD Rohil Rutin Menembus Lumpur
Sabtu, 29 November 2014 15:34 WIB
BAGANSIAPIAPI : Benar-benar menjadi wakil rakyat, anggota DPRD Rokan Hilir, Krismanto dari PDI Perjuangan, merasakan setiap hari apa yang dialami masyarakat.
Dari rumahnya di Pekaitan, pergi ke kantor DPRD di Bagansiapiapi, harus berkubang lumpur, jalan kaki sepanjang 4 KM sampai pangkal jembatan Pedamaran II.
Itulah yang dilakoni Krismanto, safari wakil rakyat yang rapi terpaksa disimpan dulu, dan memakai celana pendek, menenteng sepatu, berjalan kaki, akibat infrastruktur jalan yang tidak bisa dilewati baik menggunakan kendaraan roda dua, maupun roda empat.
Wakil rakyat asal Pekaitan ini, memang menjadi tumpuan masyarakat untuk memperjuangkan infrastruktur menuju daerah mereka yang sangat jauh dari harapan.
"Empat kilometer, jalan Pedamaran itu (Jembatan Pedamaran II-Pekaitan, red) mengalami rusak total dan tidak bisa lewat karena lumpur mencapai betis orang dewasa. Saya sendiri harus memakai pakaian biasa tanpa menggunakan sandal untuk menuju lokasi kerja (kantor dewan red)," keluh Krismanto kepada wartawan.
Politisi dari partai PDI Perjuangan itu meminta Pemerintah dan Dinas terkait segera memperbaiki jalan dari pangkal Jembatan Pedamaran II menuju Pekaitan.
"Jalan Pedamaran ini sejak mula jadinya belum pernah disemenisasi. Padahal jalan tersebut merupakan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari. Saya minta tolong diperhatikan keinginan dari masyarakat banyak itu," tegas Krismanto.
Tidak hanya itu, sampai saat ini Kantor Camat Pekaitan tidak bisa ditempati karena keadaan jalan yang berlumpur dan tidak memungkinkan untuk ditempati.
(nop/nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Hasil Survei Indikator: Pasangan Paisal-Sugiyarto Insya Allah Menang
-
Politik
Mengenal Lebih Dalam Tentang PDI Perjuangan
-
Politik
Ini Nomor Urut Parpol 2024 yang Wajib Kalian Ketahui
-
Politik
Hasil Survei Indikator, Prabowo Subianto Ungguli Ganjar dan Anies
-
Nasional
Putusan Mahkamah Konstitusi Soal Larangan Dinasti Politik Dinilai Keliru
-
Politik
Balon Walikota Dumai Abdul Kasim Janji Perjuangan Buruh Lokal

