• Home
  • Politik
  • Syahrial: Pansus ULP bukan lembaga vertikal

Syahrial: Pansus ULP bukan lembaga vertikal

Sabtu, 20 Februari 2016 23:06 WIB
Syahrial, ST
BENGKALIS- Mantan Ketua Pansus ULP DPRD Bengkalis, Syahrial menanggapi berbagai tudingan miring yang muncul terkait kekisruhan menjelang ditetapkannya Kepala ULP Bengkalis tahun 2016.

Sevnur yang disebut-sebut telah gagal memimpin ULP Bengkalis selama dua tahun kembali ikut dalam penyeleksian tahun ini karena rekomendasi pansus yang dinilai lemah menjadi sasaran kritikan terhadap kinerja Pansus ULP DPRD Bengkalis.

Kepada wartawan, Syahrial mengatakan bahwa Pansus ULP sudah bekerja secara profesional dengan memanggil berbagai pihak yang berkaitan dengan ULP sendiri. Setelah melakukan sembilan kali rapat dengar pendapat (RDP) berdasarkan bahan laporan dari beberapa pihak, Pansus ULP kemudian melakukan investigasi sehingga menemukan beberapa point penting yang terjadi di tubuh ULP dan kemudian melahirkan rekomendasi.

Lanjutnya, peran Pansus ULP melakukan perbaikan sehingga kinerja ULP Bengkalis lebih baik kedepan. "Kami perlu menjelaskan bahwa dipoin awal rekomendasi menjelaskan bahwa pansus ULP bukan menggantikan peran lembaga vertikal serta mencari cari kesalahan tanpa dasar dan fakta yang jelas. Jadi Pansus ULP tidak dalam peran "mengamankan" atau juga "menghabisi". Tetapi fokus kepada Perbaikan Kinerja ULP kedepan," jelas Syahrial melalui rilisnya, Sabtu (20/02/2016).

Ia menegaskan, mengenai persoalan siapa yang ditunjuk menjadi ketua ULP tentunya tidak menjadi wewenangnya. Kembali ikutnya nama Sevnur dalam penyeleksian Kepala ULP, ia mengaku tidak tahu-menahu karena hal tersebut bukan merupakan gawe DPRD apalagi Pansus.

"Dari rekomendasi yang kami berikan sudah jelas dan terang benderang. Kami tidak pernah merekomendasi siapapun yang akan ditunjuk sebagai Kepala ULP dan tidak juga merekomendasi siapa saja yang menjadi Ketua Pokja," tegas Syahrial.

Untuk itu ia mengimbau semua pihak agar memberikan kritikan yang membangun sehingga tidak memperkeruh keadaan terkait kekisruhan yang terjadi saat ini.

"Jadi kami minta kepada pihak-pihak yang berstatement untuk lebih berhati-hati dalam memberikan opini serta penjelasan dan tidak memperkeruh suasana," harapnya.

(der/der)

    

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar