• Home
  • Politik
  • Waka DPRD Inhil dari PDIP Bersitegang dengan Mahasiswa

Waka DPRD Inhil dari PDIP Bersitegang dengan Mahasiswa

Senin, 24 November 2014 20:42 WIB
Wakil Ketua DPRD Inhil, H Maryanto akhirnya menandatangani pernyataan menolak kenaikan BBM.
TEMBILAHAN : Aksi demontrasi Aliansi Mahasiswa Indragiri, Senin (24/11/14) sempat 'ribut', dipicu keengganan Wakil Ketua DPRD Inhil, H Maryanto menandatangani pernyataan menolak kenaikan BBM. 

Memang saat menggelar demo di gedung rakyat di Jalan Subrantas Tembilahan ini, massa mahasiswa selain meneriakkan orasinya juga meminta anggota dewan yang menemui mereka menandatangani pernyataan menolak kenaikan BBM. 

Saat mahasiswa menyodorkan kertas karton berisikan pernyataan menolak kenaikan BBM tersebut, Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam langsung menekennya, diikuti Syahruddin, Ferryandi (Wakil Ketua) dan beberapa anggota lainnya. Sedangkan saat itu, H Maryanto terlihat mundur ke belakang dan enggan menandatanganinya. 

Mendapati Ketua DPC PDIP Inhil ini tidak mau menandatanginya, massa mahasiswa lantas meneriakinya dan meminta ia juga ikut tandatangan sebagaimana anggota dewan lainnya. 

Mendengar teriakan dan sorakan mahasiswa tersebut, H Maryanto terlihat terpancing emosi dan sempat bersitegang dengan aktifis HMI diketahui bernama Syar'i, bahkan saat itu ini menanyakan nama dan nomor telepon seluler mahasisw tersebut. 

"Kalau menyampaikan aspirasi itu harus pakai etika. Siapa nama kamu dan berapa nomor teleponmu," teriaknya dengan nada tinggi. Saat itu ia sempat menyampaikan dalil mengenai kenaikan BBM pemerintahan Jokowi yang merupakan kader PDIP. 

"Bapak jangan kampanye lagi, kalau memang peduli dengan aspirasi masyarakat silahkan tandatangani (pernyataan menolak kenaikan BBM)," potong Syar'i. 

Untungnya, perdebatan yang memanas ini dapat dilerai dengan bijak Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam yang mengajak massa mahasiswa berdiskusi didalam ruangan gedung DPRD Inhil tersebut.

(mar/mar)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar